Pegadaian Punya Bisnis Lain untuk Optimalisasi Aset

Eko Nordiansyah - 13 Februari 2018 20:10 wib
Pegadaian (ANT/Akbar Nugroho Gumay).
Pegadaian (ANT/Akbar Nugroho Gumay).

Jakarta: PT Pegadaian (Persero) mengembangkan bisnis di luar aktivitas gadai yang dilakukan oleh perusahaan. Tercatat kini Pegadaian memiliki dua jenis usaha yang berbeda di luar pegadaian, yakni PT Pesonna Optima Jasa serta PT Pesonna Indonesia Jaya.

Pesonna Optima Jasa merupakan pelaksana jasa layanan kebersihan, pengemudi, dan satuan pengamanan untuk mensuplai kebutuhan induk usaha. Sedangkan Pesonna Indonesia Jaya bergerak di bidang akomodasi dengan menyediakan hotel di berbagai wilayah.

"Pertama optimalisasi aset, pegadaian itu punya banyak aset, ada ratusan tapi belum optimal," kata Kepala Humas Pegadaian Basuki Tri Andayani saat berbincang dengan Medcom.id di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018.

Dirinya menambahkan, saat ini Pegadaian tidak hanya menyediakan hotel saja tetapi juga ada pasar dan ruko yang disewakan. Optimalisasi aset ini disesuaikan dengan studi uji kelayakan yang dilakukan oleh Pegadaian, sehingga pemanfaatannya bisa menguntungkan.

"Selian optimalisasi aset, orang-orang yang belum mengenal Pegadaian, bisa mengenal Pegadaian dengan cara yang lain. Karena pasti mereka akan surprise juga 'ini saya mau ke hotel kok ada Pegadaiannya. Orang dapat literasi secara tidak langsung, awareness jadi tinggi juga," jelas dia.

Lebih lanjut, secara bisnis Pegadaian juga akan lebih efisien jika menggunakan jasa yang dimiliki oleh anak usahanya sendiri. Selain itu, antara produk yang dimiliki oleh anak usaha dan induk usaha bisa disinergikan sehingga menimbulkan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan.

"Makanya namanya Pegadaian selalu optimalkan nila-nilai aset (Pesonna). Ini juga bagian dari cross selling, dengan memperkenalkan produk-produk yang berbeda, jadi istilahnya simbiosis mutualisme. Di internal kalau ada kegiatan juga bisa memanfaatkannya," pungkasnya.



(SAW)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.