Menteri KP Edhy Prabowo Diminta Cabut Aturan yang Rugikan Nelayan

    Anggi Tondi Martaon - 23 Oktober 2019 16:38 WIB
    Menteri KP Edhy Prabowo Diminta Cabut Aturan yang Rugikan Nelayan
    Serah terima jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Susi Pudjiastuti kepada Edhy Prabowo di Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019 (Foto:Antara/Aditya Pradana Putra)
    Jakarta: Edhy Prabowo dipercaya menduduki jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) pada Kabinet Indonesia Maju. Diharapkan, mantan Ketua Komisi IV DPR RI itu mampu membuat gebrakan untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan nasional.

    Harapan itu dilontarkan oleh anggota DPR RI Daniel Johan. Dia berharap Menteri KP yang baru akan mencabut berbagai aturan yang merugikan sektor perikanan.

    "Cabut semua peraturan yang membuat nelayan dan industri perikanan bangkrut," kata Daniel Johan kepada Medcom.id saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019.

    Politikus PKB itu mengungkapkan berbagai kebijakan yang ada saat ini dianggap merugikan nelayan. Salah satunya terkait perizinan yang dianggap cukup rumit.

    "Nelayan paling kasihan. Sudah hidupnya susah, tapi harus menghadapi perizinan yang banyaknya sampai puluhan. Nah, ini harus dipangkas habis. Cukup menjadi tiga hingga lima izin saja," katanya.

    Daniel menyarankan Edhy Prabowo agar melibatkan ahli dalam membuat kebijakan agar berbagai program dan aturan yang dibuat tidak berdampak buruk terhadap sektor perikanan.

    "Sehingga kebijakan baru mampu memajukan tiga pilar, yaitu kesejahteraan nelayan, majunya industri perikanan, dan keberlanjutan," tutur Daniel.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id