KLHK: Izin Amdal Freeport Telah Ada Sejak 1997

Dian Ihsan Siregar - 09 Januari 2019 17:23 wib
Inspektur J?enderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Inspektur J?enderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Ilyas Asaad (kiri). (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan)

Jakarta: Pemerintah telah mengeluarkan izin analisis ‎mengenai dampak lingkungan (Amdal) 300 K dalam pengoperasian tambang PT Freeport Indonesia sejak 1997.‎

Inspektur J‎enderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Ilyas Asaad menjelaskan dalam mengelola tailing harus membangun tempat penimbunan atau modified ajkwa deposition area (ModADA) seluas 230 kilometer (km) persegi.

"Jadi sudah sejak lama mereka menggunakan Amdal. Amdal 300 K itu yang baru, disusun pada 1997. ‎Makanya untuk menghindari melubernya tailing, di sisi timur dibangun tanggul sepanjang 54 km dan sisi barat sepanjang 52 km dengan jarak antara 4-7 km. ModADA telah diperhitungkan dalam Amdal atau izin lingkungan," papar Ilyas di Kementerian LHK, Gedung‎ Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

Sementara untuk penggunaan sungai, lanjut dia, Freeport Indonesia juga telah memperoleh izin dari pemerintah daerah setempat. Izinnya tersebut berupa ‎surat keputusan Gubernur Provinsi Irian Jaya Nomor 540/2102/set tentang Izin Pemanfaatan Sungai Aghawagon, Sungai Otomona, Sungai Ajkwa dan Sungai Minajerwi untuk Penyaluran Limbah Pertambangan.

Hak penggunaan sungai juga tertera dalam ‎Surat Keputusan Bupati Mimika Nomor 4 Tahun 2005 tentang Penetapan Peruntukan dan Pemanfaatan Sungai Aghawagon, Otomona, Ajkwa di Kabupaten Mimika.

"Dengan‎ begitu, penggunaan sungai serta area seluas 230 km persegi telah diperoleh Freeport. Pastinya juga telah diperhitungkan sejak awal sebagai tempat penampungan tailing," ungkap Ilyas.

Menurut dia Freeport Indonesia telah mengajukan surat permohonan izin pinjam pakai kawasan hutan untuk kegiatan operasi produksi tembaga dan sarana penunjang lainnya.

"Izin telah didapat, pinjam pakai kawasan seluas 738,6 ha, itu tertera dalam surat Pinjam Pakai Kawasan Hutan Nomor 02/PPKH/KWL-IRJA 1998 dan JK-98037 tanggal 1 Mei 1998. Lalu persetujuan prinsip penggunaan kawasan hutan seluas 2.738,8 ha pada kawasan hutan lindung di Mimika. Untuk produksi tembaga dan sarana penunjang dapat izin menggunakan kawasan hutan seluas 3.810,61 ha," jelas dia.

Terkait hal ini, KLHK menjawab adanya dugaan kerusakan lingkungan yang dilakukan Freeport melalui surat terbuka yang disampaikan Direktur Eksekutif Centre of Energy and Resources (CERI) Yusri Usman pada 30 Desember 2018.

Surat terbuka CERI yang disampaikan tentang temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kerusakan lingkungan hidup yang dilakukan Freeport Indonesia sejak 1974-2018. Akibatnya negara berpotensi merugi sebesar Rp185 triliun.

Pada surat itu, CERI menduga Freeport mencemari sungai Aghawagon dan Ajkwa dengan limbah pertambangan atau tailing seluas 230 km persegi. Tailing itu menimbulkan perubahan ekosistem di sungai, hutan, esturia, dan sudah mencapai kawasan laut.

 


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.