Populer Pekan Ini, IHSG Anjlok hingga Harga Gula Pasir Tinggi

    Nia Deviyana - 15 Maret 2020 14:56 WIB
    Populer Pekan Ini, IHSG Anjlok hingga Harga Gula Pasir Tinggi
    Ilustrasi IHSG. Foto : MI.
    Jakarta: Pada pekan ini ada beberapa berita populer bagi pembaca. Di antaranya seperti dampak ekonomi akibat virus korona memberikan sentimen negatif bagi bursa saham di Indonesia serta Berita ratusan emiten kena auto rejection karena menurunnya harga saham menjadi terpopuler pekan ini.

    Masih dari bursa saham, berita populer juga datang dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengizinkan semua emiten atau perusahaan publik melakukan pembelian kembali (buyback) saham tanpa memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).

    Kemudian pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengatakan dampak virus korona tidak hanya menjadi tugas di kementeriannya, tetapi semua pihak turut menarik perhatian pembaca pekan ini.

    Di peringkat terakhir, tingginya harga gula pasir menjadi berita yang menarik perhatian pembaca.

    Medcom.id merangkum lima berita yang menjadi topik populer dalam sepekan. Rangkuman ini sebagai referensi bagi pembaca yang memantau isu ekonomi terkini.
     
    1. 296 Emiten Kena Auto Rejection


    Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 296 emiten terkena auto rejection karena penurunan harga saham mencapai tujuh persen.
     
    Direktur Perdagangan dan Penilaian Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan sebagian besar saham yang terkena auto rejection merupakan saham emiten yang masuk dalam jajaran indeks LQ45.
     
    Baca artikel selengkapnya di sini.


    2. Korona Jadi Pandemi Pasar Saham Merosot

    Pasar saham di Amerika Serikat (AS) anjlok pada Rabu, 11 Maret 2020 dengan kerugian tajam setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus korona sebagai pandemi.
     
    Dikutip dari BBC, indeks Dow Jones pada perdagangan Rabu waktu setempat jatuh hampir 1.500 poin atau lebih dari 5,8 persen, sementara S&P 500 turun 4,9 persen, dan Nasdaq turun 4,7 persen.
     
    Penurunan terjadi karena penyebaran virus korona telah mengguncang ekonomi global. Kekhawatiran tentang penyakit tersebut telah mengganggu manufaktur, mendorong penutupan dan pembatalan yang meluas, serta membuat orang tetap berada di rumah.

    Baca artikel selengkapnya di sini.


    3. Buyback Seimbangkan Pasokan Saham di Pasar Modal

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengizinkan semua emiten atau perusahaan publik melakukan pembelian kembali (buyback) saham tanpa memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS). Kebijakan tersebut dilakukan demi menyeimbangkan pasokan dan permintaan saham yang diperjualbelikan di pasar modal.

    Baca artikel selengkapnya di sini.


    4. Sri Mulyani: Korona Bukan hanya Tugas Menkeu

    Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali mengingatkan lingkungan ekonomi dan keuangan negara tengah menghadapi situasi yang tidak normal.

    Ani bilang merebaknya wabah virus korona (covid-19) serta perang harga minyak dunia mengharuskan Kementerian Keuangan bekerja ekstra. Pasalnya faktor global tersebut memicu penurunan ekonomi dalam negeri.
     
    Karenanya, seluruh jajaran pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan diminta melakukan sinergi. Sebab, tantangan itu bukan hanya tugas menteri keuangan semata.
     
    Baca artikel selengkapnya di sini.

    5. Mendag Segera Lakukan Operasi Pasar


    Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan distributor untuk melaksanakan operasi pasar untuk komoditas gula pasir yang harganya semakin tinggi di atas harga acuan.
     
    Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga rata-rata gula pasir Nasional hingga Rabu, 11 Maret ini sudah mencapai Rp17.400 per kilogram. Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan harga acuan tingkat konsumen sebesar Rp12.500 per kg.

    Baca artikel selengkapnya di sini.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id