Fukuda Apresiasi Pemerintah Indonesia

    Suryopratomo - 17 Juni 2019 14:49 WIB
    Fukuda Apresiasi Pemerintah Indonesia
    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan dan Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda. Medcom/Suryopratomo.
    Tokyo: Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah menyelesaikan pengkajian pengembangan proyek minyak dan gas Blok Masela di Maluku. Berlanjutnya pengembangan lapangan Abadi bukan hanya bermanfaat bagi perusahaan Jepang, Inpex yang akan melaksanakannya, tetapi juga masyarakat Jepang secara keseluruhan.

    Fukuda yang juga menjabat Presiden Asosiasi Jepang-Indonesia menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan di ruang kerjanya di Gedung Parlemen Jepang di Tokyo, Senin, 17 Juni 2019. Jonan datang antara lain didampingi Utusan Presiden untuk Jepang Rachmad Gobel dan Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto.

    "Atas nama masyarakat Jepang, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang dilakukan Menteri Jonan untuk menyelesaikan pengembangan Blok Migas Masela yang sempat tertahan beberapa tahun," kata Fukuda.

    Sehari sebelumnya Jonan bersama Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Hiroshige Seko menyaksikan penandatanganan head of agreement antara Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dan Presiden Inpex Indonesia Shunichiro Sugaya dan President & CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda. Setelah penandatanganan di Karuizawa itu kedua belah pihak akan menyelesaikan plan of development bagi eksploitasi Blok Masela yang akan menelan biaya lebih dari USD18,5 miliar.

    Jonan menjelaskan POD untuk kelanjutan pengembangan Blok Masela diharapkan bisa diserahkan di depan Presiden Joko Widodo dan PM Shinz? Abe pada Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di Osaka, Jepang pada 28 Juni 2019.

    Menteri ESDM berharap Fukuda bisa mendorong Pemerintah Jepang untuk menjadwalkan penyerahan POD Blok Masela tersebut karena akan menjadi simbol penting bagi peringatan 60 tahun hubungan Indonesia dan Jepang.

    Menurut Jonan, proyek Masela akan menjadi momentum baik bagi Indonesia karena merupakan investasi terbesar untuk satu proyek sejak 1967. Diharapkan dengan berlanjutnya proyek Masela akan semakin deras arus investasi ke Indonesia.

    Penerbangan Garuda

    Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan penuh tawa, Jonan meminta dukungan Fukuda bagi penambahan slot penerbangan Garuda Indonesia dari Tokyo ke Jakarta. Selama ini Garuda hanya mendapatkan slot satu kali penerbangan di pagi hari.

    "Kami berharap Garuda bisa mendapatkan slot penerbangan untuk malam hari dari Tokyo karena penerbangan pagi hari sering kali sepi penumpang," kata Jonan.

    Menteri ESDM juga mengharapkan peran Jepang yang lebih aktif untuk mengurangi sampah di laut. Selama ini sampah laut banyak disumbangkan oleh kapal penumpang atau kapal pesiar.

    "Saya tahu Jepang mempunyai pengaruh yang kuat di International Maritime Organization. Karena itu suara Jepang pasti akan sangat diperhatikan," ujar Jonan.

    Fukuda menjanjikan untuk menyampaikan harapan ini kepada Pemerintah Jepang. Ia percaya bahwa Jepang akan selalu mendukung hal yang baik bagi kepentingan Indonesia dan juga dunia. 




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id