APFI Desak Pemerintah Segera Terbitkan UU Fintek

    Annisa ayu artanti - 08 Oktober 2019 19:16 WIB
    APFI Desak Pemerintah Segera Terbitkan UU Fintek
    Ilustrasi. Foto : AFP.
    Jakarta: Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mendorong pemerintah untuk segera membentuk Undang-Undang Finansial Teknologi (Fintek).

    Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas AFPI Tumbur Pardede karena industri keuangan lainnya telah memiliki payung hukum. Menurutnya, untuk membuat industri fintek ini berkembang perlu ada dasar hukum yang kuat yaitu Undang-Undang.

    "Undang-Undang Fintek menjadi penting karena Undang-Undang Perbankan, Undang-Undang Asuransi, dan Undang-Undang Penjaminan sudah ada," kata Tumbur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2019.

    Selain itu, kata Tumbur, APFI juga mendorong pemerintah segera menerbitkan Undang-Undang Perlindungan Terhadap Data Pribadi. Pasalnya, industri fintek kerap kali diserang dan dituduh sebagai penyebar data pribadi nasabah.

    "Kami butuh dasar yang paling kuat. Usaha kita P2P (Peer to Peer Lending) kalau tidak ada UU tidak bisa yang namanya melindungi diri sendiri praktik-praktik ilegal td krn gada uu nya," jelas dia.

    Namun demikian, Tumbur memastikan penyebar data nasabah tersebut bukan berasal dari anggota AFPI dan sudah tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) alias fintek bodong-bodong.

    "Itu bisa kita pastikan bukan oleh anggota AFPI yang terdaftar di OJK," tukas dia.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id