Tergelincir, Harga Emas Antam Dibanderol Rp778 Ribu/Gram

    Angga Bratadharma - 29 Januari 2020 10:01 WIB
    Tergelincir, Harga Emas Antam Dibanderol Rp778 Ribu/Gram
    Ilustrasi. FOTO: Antam
    Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Rabu tercatat turun sebesar Rp3.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp781 ribu per gram. Hari ini harga emas Antam berada di posisi Rp778 ribu per gram, sedangkan emas dunia kehilangan tenaga usai dolar Amerika Serikat (USD) menguat.

    Mengutip laman Logam Mulia Antam, Rabu, 29 Januari 2020, pembelian emas dengan ukuran dua gram yang dijual di Gedung Antam dipatok sebesar Rp1,5 juta. Untuk emas batangan dengan ukuran tiga gram dibanderol sebesar Rp2,23 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran lima gram harganya yakni Rp3,7 juta.
     
    Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp7,3 juta. Kemudian untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp18,16 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp36,2 juta.

    Sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
     
    Setiap produk emas batangan Antam LM telah mendapatkan Sertifikat London Bullion Market Association (LBMA) untuk menjamin kualitas dan kemurnian produk. Dilengkapi dengan teknologi CertiEye untuk meningkatkan keamanan produk dengan sertifikat yang menyatu dengan kemasan (khusus pecahan 0,5 gram sampai dengan pecahan 100 gram).
     
    Pembelian mengacu pada harga jual Butik Emas LM, lokasi pengambilan atau pengiriman. Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account (VA). Stok dapat berubah sewaktu-waktu, dengan masa validasi VA 45 menit setelah dilakukan order pembelian. Produk emas batangan dapat diambil di Butik Emas LM atau dikirim menggunakan ekspedisi rekanan.

    Harga emas berbalik turun dari keuntungan sebelumnya pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu terjadi karena pasar ekuitas rebound menyusul data ekonomi AS yang positif, sementara dolar AS menguat mendekati tertinggi dua bulan menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve AS.
     
    Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun USD7,60 atau 0,5 persen menjadi USD1.569,80 per ons. Sehari sebelumnya, emas berjangka naik USD5,50 atau 0,3 persen menjadi USD1.577,40 per ons.

     
    Di pasar spot, emas turun 0,8 persen pada USD1,568,90 per ons setelah menyentuh level tertinggi sejak 8 Januari pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). “Sepertinya ada sedikit nada pengambilan risiko di sini. Ketakutan akan virus korona masih melekat di pasar," kata Ahli Strategi Komoditas TD Securities Ryan McKay.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id