Menteri Basuki Perkuat Manajemen Krisis Antisipasi Banjir Susulan

    Antara - 07 Januari 2020 12:02 WIB
    Menteri Basuki Perkuat Manajemen Krisis Antisipasi Banjir Susulan
    Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono. FOTO: Medcomid/Desi Angriani
    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkuat penerapan kebijakan manajemen krisis untuk mengantisipasi kemungkinan adanya banjir susulan. Hal itu menjadi penting agar masyarakat tidak terbebani lebih dalam termasuk menekan agar aktivitas perekonomian tidak terganggu

    "Menghadapi tanggal 10-15 yang menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjadi puncak musim hujan di Januari, semua kita tidak lanjuti, itu crisis management kita," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020.

    Ia mengemukakan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) telah melakukan survei di 180 titik rawan banjir, salah satunya disebabkan saluran air kecil, drainase tertutup dan tanggul jebol.

    Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah banyaknya tanggul yang jebol di wilayah Bekasi. Pihaknya tengah berupaya untuk memperbaiki sehingga banjir tidak kembali terjadi. Selain itu Kementerian PUPR juga akan memperlebar dan memperdalam embung atau penampungan air di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

    "Halim kenapa banjir? Karena embungnya tidak mampu menampung. Kita perlebar, dari 20 ribu meter kubik menjadi 50 ribu meter kubik kapasitasnya. Kedalamannya juga, dari dua meter kita jadikan lima meter. Kita juga segera tindak lanjuti sekarang," ucap Basuki.

    Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya juga akan memperbaiki drainase di sejumlah titik jalan tol, terutama KM 24 yang tersumbat akibat proyek kereta cepat. "Kita lakukan pembongkaran untuk drainasenya agar lancar," ucapnya.

    Sedangkan untuk banjir di Tol Cipali, ia mengatakan, itu disebabkan oleh Kali Cilalanang yang berdampingan dengan jalan relatif kecil. Ia menambahkan pihaknya akan bertindak secepat mungkin untuk menindaklanjuti hal yang menjadi penyebab banjir.

    "Itu juga telah diperlebar. Kita yang penting tindakan cepatnya dulu. Itu crisis management kita," pungkas Menteri Basuki.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id