Rini: BUMN Tidak Boleh Ikut-Ikut Politik

    16 April 2019 13:01 WIB
    Rini: BUMN Tidak Boleh Ikut-Ikut Politik
    Menteri BUMN Rini Soemarno (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan bahwa BUMN tidak boleh ikut-ikut dalam kegiatan politik. Sedangkan dan dirinya merayakan HUT ke-21 BUMN secara besar-besaran hanya karena ingin memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar BUMN.

    "BUMN itu tidak boleh ikut-ikut politik, BUMN harus profesional," kata Rini, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Selasa, 16 April 2019.

    Menurut Rini, perayaan yang besar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-21 pada 2019 ini karena pihaknya ingin memberikan apresiasi kepada keluarga BUMN. Menteri BUMN berpendapat bahwa Hari Ulang Tahun yang ke-21 itu adalah seperti orang yang sudah mendapatkan dewasa penuh dan mencapai titik puncak yang sangat bagus.

    Rini mengingatkan bahwa memang tanggal ulang tahun BUMN itu adalah pada 13 April yang ternyata kebetulan juga merupakan hari terakhir dari kampanye. Hal itu yang dinilai membuat keramaian terkait dengan kampanye. Padahal Rini menegaskan bahwa BUMN harus bersikap profesional sepenuhnya.

    "Saya juga tidak kampanye, saya tidak ikut di TKN karena Presiden menekankan bahwa BUMN itu harus betul-betul profesional," ucapnya.

    Sebagaimana diwartakan, Kementerian BUMN menggelar rangkaian kegiatan sosial dan program menarik sepanjang Maret-April 2019 dalam rangka menyambut hari ulang tahunnya pada 13 April. Rangkaian ulang tahun Kementerian BUMN akan terdiri dari peluncuran aplikasi LinkAja, program Padat Karya Tunai, BUMN Goes to Campus, dan Jalan Sehat di lima kota.

    Rangkaian HUT juga akan diramaikan oleh ajang Islamic Nextgen, Promo Retail dan Online, satu juta Paket Pangan Murah, paket murah biosolar bagi nelayan, serta program #senindiongkosin bagi warga Bekasi.

    Selain itu BUMN juga akan membuka kelas kreatif yang akan diikuti enam ribu peserta dan membuka program magang mahasiswa bersertifikat bagi 10 ribu peserta, serta membuka 11 ribu lowongan kerja di mana 1.000 di antaranya diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.

    "Kami ingin selalu hadir bagi seluruh masyarakat, baik melalui pengembangan skala bisnis maupun aktivitas-aktivitas sosial yang bertujuan mengedukasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Tanah Air," kata Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro di Jakarta, beberapa waktu lalu.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id