MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:26
    SUBUH 04:36
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    Pengamat: Pentingnya Peran Perempuan dalam Sektor Perikanan

    21 April 2019 14:27 WIB
    Pengamat: Pentingnya Peran Perempuan dalam Sektor Perikanan
    Illustrasi. Dok : MI.
    Jakarta: Pengamat sektor kelautan dan perikanan Abdul Halim mengatakan kaum perempuan memegang peranan penting dalam sektor perikanan Nusantara, sehingga pemerintah sudah selayaknya lebih memperhatikan dan memberikan penghargaan seutuhnya.

    "Di sektor perikanan, perempuan memainkan peranan yang sangat penting, bahkan terbilang berperan ganda, yakni membantu nelayan sebagai pengolah atau pemasar," kata Abdul dikutip dari Antara. Minggu, 21 April 2019.
    Setiap 21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini, guna merayakan hari lahir RA Kartini yang dilahirkan pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah.

    Menurut Abdul perempuan sektor perikanan juga berperan sebagai manajer keuangan dan kualitas hidup keluarga yaitu untuk pemenuhan gizi anak dan suami serta pengelolaan kebutuhan dapur.

    Ia yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan itu juga berpendapat bahwa sayangnya beragam peranan penting yang dilakukan oleh kalangan perempuan di sektor perikanan kerap disepelekan.

    "Banyak hal di lapangan yang menunjukkan minimnya penghargaan terhadap perempuan di sektor perikanan," paparnya.

    Ia mengingatkan bahwa di banyak wilayah Tanah Air juga terdapat perempuan yang berprofesi sebagai nelayan, di antaranya di Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Aceh.

    Untuk itu, ujar dia, pemerintah harus dapat melakukan sejumlah langkah sebagai berikut, yaitu pertama adalah dengan melakukan pembenahan dan perbaikan terhadap pendataan profesi berbasis KTP elektronik. Dengan demikian, perempuan nelayan juga dapat diakui profesinya di dalam kartu identitas nasional mereka.

    Kemudian, lanjutnya, pemerintah juga harus mengalokasikan APBN dan APBD untuk menyejahterakan kaum perempuan nelayan sebagaimana dimandatkan dalam UU Nomor 7/2016.

    "Lakukan pendampingan dan fasilitasi peningkatan keterampilan dan kemandirian kaum perempuan nelayan melalui pelbagai program perlindungan dan pemberdayaan," pungkas Abdul Halim.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id