Prudential Indonesia Raih Pendapatan Premi Rp25,4 Triliun di 2018

    Eko Nordiansyah - 01 April 2019 23:06 WIB
    Prudential Indonesia Raih Pendapatan Premi Rp25,4 Triliun di 2018
    Konferensi pers kinerja Prudential Indonesia sepanjang 2018. (Foto: Istimewa)
    Jakarta: PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencetak pendapatan premi sebesar Rp25,4 triliun selama 2018. Pencapaian ini merupakan yang tertinggi di industri asuransi jiwa, meski di tengah kondisi ekonomi yang penuh gejolak.

    Presiden Direktur Prudential Indonesia, Jens Reisch mengatakan, Prudential Indonesia tetap mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar asuransi di Indonesia. Padahal tahun lalu, terdapat berbagai tantangan ekonomi baik di domestik maupun global.

    "Di tengah tantangan industri asuransi karena lingkungan makroekonomi global yang bergejolak tahun lalu, Prudential Indonesia bersyukur dapat meneruskan kepemimpinan pasarnya di industri asuransi Indonesia," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Senin 1 April 2019.

    Sepanjang 2018, total aset Prudential Indonesia tercatat mencapai Rp78,9 triliun. Prudential Indonesia juga fokus untuk memberikan perlindungan keuangan jangka panjang bagi keluarga di seluruh Indonesia dengan membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp12,3 triliun.

    Prudential Indonesia juga memperkuat bisnis asuransi syariah dengan mencatatkan total aset syariah sebesar Rp9,2 triliun dan total kontribusi Tabarru sebesar Rp2,4 triliun. Tabarru Prudential Indonesia juga mendanai modal berbasis risiko sebesar 2.488 persen dan dana perusahaan sebesar 10.002 persen.

    Secara keseluruhan, Prudential Indonesia mempertahankan posisi Modal Berbasis Risiko (Risk Based Capital) perusahaan sebesar 752 persen. Jumlah ini enam kali lebih tinggi dari persyaratan minimum wajib.

    Sementara berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), masyarakat Indonesia yang memiliki polis asuransi jiwa baru mencapai 6,6 persen. Ini membuka peluang bagi Prudential Indonesia karena 93,4 peren masyarakat Indonesia masih belum terlindungi asuransi.

    "Hal tersebut memicu kami untuk semakin memperkuat komitmen dalam menghadirkan berbagai produk dan layanan yang inovatif guna memenuhi kebutuhan perlindungan dan rencana keuangan jangka panjang untuk masyarakat Indonesia," jelas dia.

    Sepanjang 2018 Prudential Indonesia melakukan inovasi untuk mewujudkan brand positioning yang lebih kuat. Beberapa inovasi yang diluncurkan tahun lalu di antaranya adalah PRUlink Generasi Baru dan PRUlink Syariah Generasi Baru.

    Produk asuransi unit-link ini terhubung dengan berbagai fitur inovatif seperti PRUbooster investasi dan PRUbooster proteksi. Kedua produk ini diluncurkan sebagai hasil dari mendengarkan dan memahami berbagai kebutuhan perlindungan nasabah dan masyarakat Indonesia.

    Prudential Indonesia juga meluncurkan dana investasi baru yaitu PRUlink Global Emerging Market Equity Fund and PRUlink Global Low Volatility Equity Fund, yang tersedia dalam dolar Amerika Serikat (USD) dan Rupiah, guna memenuhi kebutuhan para nasabah yang menginginkan diversifikasi investasi ke luar negeri.

    Untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan nasabah yang makin meningkat, Prudential Indonesia memperluas jaringan PRUMedical Network (PMN) dengan menambah 69 rumah sakit domestik baru di 34 kota di seluruh Indonesia serta empat rumah sakit di luar negeri pada 2018.

    (EKO)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id