Pelita Samudera Shipping Beli Kapal Demi Ekspansi Armada

    Husen Miftahudin - 19 Desember 2019 22:00 WIB
    Pelita Samudera Shipping Beli Kapal Demi Ekspansi Armada
    Pelita Samudera Shipping Beli Kapal Demi Ekspansi Armada. Foto: Istimewa
    Jakarta: PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) menuntaskan pembelian satu unit kapal kargo curah atau motor vessel (MV) di akhir tahun ini. Aksi tersebut sebagai bagian dari program ekspansi armada yang berkelanjutan.

    Sekretaris Perusahaan PSSI Imelda Agustina Kiagoes mengatakan upaya perusahaan itu untuk mengejar peluang logistik. Sehingga perusahaan tidak hanya mengejar bisnis di sektor pengangkutan batu bara, tetapi juga komoditas mineral lainnya.

    "Dengan kapasitas 28 ribu bobot mati (dwt) bernama Dewi Gandawati ini merupakan kapal MV keenam yang dimiliki PSSI, bagian dari empat kapal MV yang dibeli di 2019," ujar Imelda dalam keterangan tertulis, Kamis, 19 Desember 2019.

    Imelda menjelaskan, PSSI menyelesaikan transaksi akuisisi kapal MV seharga USD7,5 juta yang dilunasi dengan 20 persen kas internal dan 80 persen dibayarkan dalam bentuk saham. Kontrak sewa berjangka selama dua tahun berhasil didapatkan untuk mengangkut produk besi dan batu bara.

    "Penandatanganan kontrak sewa berjangka dengan perusahaan logistik domestik di Desember dengan serah terima kapal telah dilakukan di minggu ketiga di Batam," ucapnya.

    Imelda menyebutkan, rencana pengangkutan pertama produk besi berasal dari area Morowali, Sulawesi Selatan. Diharapkan pendapatan sewa berjangka yang menjadi target pertumbuhan pendapatan di 2020 bisa meningkat di atas 100 persen dari realisasi tahun ini.

    Menurutnya, diversifikasi usaha telah mulai dilakukan perusahaan ke sektor energi yang lain. Adapaun target komposisi pengangkutan batu bara di 2020 sekitar 70 persen, dan 30 persen dari mineral lainnya.

    Dengan pembelian empat unit MV, satu unit kapal tunda, dan dua unit tongkang di 2019, total armada kapal yang dimiliki perseroan sebanyak 86 unit. Terdiri dari 39 set kapal tunda dan tongkang (TNB), tiga unit fasilitas muatan apung (FLF), dan enam unit MV.

    "Permintaan logistik lokal yang meningkat terutama untuk sektor energi dan mineral akan menjadi fokus utama perseroan di 2020," tutup Imelda.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id