Legislator Harap Fundamental Kinerja Ekspor Diperbaiki

    Antara - 21 November 2019 15:05 WIB
    Legislator Harap Fundamental Kinerja Ekspor Diperbaiki
    Ilustrasi. FOTO: MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Junaidi Auly mengharapkan adanya perbaikan fundamental terhadap kinerja ekspor yang masih melemah dan defisit. Perbaikan menjadi penting agar kinerja ekspor bisa meningkat tajam dan berkontribusi ke perekonomian Indonesia.

    "Kami di DPR berharap pemerintah memiliki strategi-strategi jitu agar neraca perdagangan kita bisa surplus, di mana surplus itu ditopang oleh perbaikan fundamental ekspor," kata Junaidi, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Kamis, 21 November 2019.

    Junaidi mengatakan pembenahan fundamental ini sangat penting karena ekspor mempunyai peranan penting terhadap pelaksanaan ekonomi nasional. Peranan itu antara lain memberikan kontribusi kepada pertumbuhan ekonomi, menjaga aliran devisa serta memicu lahirnya kegiatan investasi.

    "Peranan ekspor terhadap tiga hal tersebut cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, perbaikan fundamental kinerja ekspor menjadi sangat mendesak," ucapnya. Dengan demikian, menurut dia, perbaikan neraca perdagangan terjadi bukan karena penurunan impor namun karena membaiknya ekspor.

    Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melansir neraca perdagangan pada Oktober 2019 mengalami surplus sebesar USD161,3 juta dengan nilai ekspor USD14,93 miliar dan impor USD14,77 miliar. Meski demikian, neraca perdagangan kumulatif Januari-Oktober 2019 masih tercatat defisit USD1,78 miliar karena masih kuatnya pengaruh impor migas.

    Dalam kesempatan terpisah, Presiden Joko Widodo meyakini persoalan defisit neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan bisa diselesaikan tak sampai tiga tahun melalui hilirisasi industri pertambangan.

    "Kalau semuanya menuju pada hilirisasi dan industrialisasi, barang jadi dan setengah jadi, maka saya yakin tak sampai tiga tahun, semua problem defisit, bisa diselesaikan hanya dalam waktu tiga tahun," kata Presiden dalam acara Indonesian Association Mining Award 2019 di Jakarta.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id