Bupati Belu Curhat Soal Sapi ke Wapres

    M Rodhi Aulia - 07 April 2017 16:31 WIB
    Bupati Belu Curhat Soal Sapi ke Wapres
    Ilustrasi. Foto: Antara/Saiful



    medcom.id, Jakarta: Bupati Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Willybrodus Lay, bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Willy mengadukan persoalan peternakan, khususnya sapi, yang anjlok di daerahnya.

    "Saat ini kita ingin kembalikan NTT sebagai penghasil ternak untuk men-supply kebutuhan nasional. Ini yang kita sampaikan ke pak Wapres dan beliau sangat mendukung kegiatan ini," kata Willy, di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 7 April 2017.




    Willy menjelaskan selama ini NTT memasok 100 ribu ekor sapi per tahun untuk kebutuhan nasional. Namun, kini hanya sekitar 50 ribu ekor per tahun. Padahal, target NTT di atas 100 ribu ekor. Willy berambisi daerahnya berkontribusi setengah dari target itu.

    "Di tempat saya (Kabupaten Belu), sebelumnya 60 ribu. Saat ini, kurang lebih 5 sampai 6 ribu ekor per tahun. Sangat kecil. Dan kita ingin tingkatkan. Kalau bisa 50 ribu ekor per tahun," ujar dia.

    Berbagai kendala yang dihadapi, kata dia, adalah rumput atau padang pastoral yang tak terawat dan berubah fungsi.

    "Kalau kita urus pastoral lebih baik, otomatis rumput tumbuhnya bagus. Kita juga mungkin bisa mendatangkan benih rumput dari tempat lain untuk ditanam lagi di sana," beber dia.

    Willy mengatakan, selama ini Kementerian Pertanian turut membantu agar peternakan di NTT dapat meningkat pesat. Willy optimistis target 50 ribu ekor di daerahnya tercapai.

    "Tapi kita harus menata 2 sampai 3 tahun untuk mencapai target itu. Karena ini butuh proses," ujarnya.


    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id