KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Kapasitas Nelayan

    Antara - 21 Februari 2020 15:05 WIB
    KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Kapasitas Nelayan
    Ilustrasi. FOTO: MI/PALCE AMALO
    Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng perbankan untuk meningkatkan kapasitas nelayan dan anggota keluarganya. Hal itu dilakukan melalui pengembangan dan diversifikasi usaha di Balai Desa Morodemak, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah.

    "Pemberdayaan nelayan dilakukan melalui program corporate social responsibility yang tertuang dalam perjanjian kerja sama DJPT KKP dengan BRI. Penandatanganan PKS pada 27 Januari 2020 di Palembang, Sumatra Selatan, bertepatan dengan acara Rakernis DJPT," kata Direktur Perizinan dan Kenelayanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) KKP Ridwan Mulyana.

    Mengutip Antara, Jumat, 21 Februari 2020, Ridwan memaparkan kegiatan tersebut merupakan implementasi kebijakan KKP dan bentuk perhatian khusus bagi masyarakat nelayan sebagai pelaku utama pembangunan perikanan tangkap. Kegiatan itu diselenggarakan pada 19-21 Februari 2020 sebagai implementasi awal (pilot project) kerja sama DJPT dengan BRI.

    Selanjutnya akan ada lokasi/desa nelayan lain yang akan dibantu dan difasilitasi pengembangannya baik fasilitasi fisik (sarana dan prasarana desa) maupun pemberdayaan usaha nelayan dan keluarganya. Kegiatan pemberdayaan nelayan di Demak diikuti oleh 110 orang peserta yang terdiri dari 60 nelayan pria dan 50 wanita nelayan.

    Ridwan mengatakan 60 nelayan dilatih untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan nelayan, pengelolaan keuangan, bagaimana cara merawat dan memperbaiki perbaikan mesin kapal perikanan, informasi terkait dengan sertifikasi keterampilan penanganan ikan (SKPI) serta penguatan kelembagaan bagaimana membentuk koperasi.

    Sedangkan untuk wanita nelayan, lanjutnya, akan dilatih cara mengembangkan diri menjadi wanita nelayan yang lebih produktif dengan memberikan keterampilan pengolahan produk perikanan sampai dengan cara pengemasan yang baik agar bisa dijual.

    "Selain peningkatan keterampilan dan wawasan melalui bimbingan teknis, nelayan dan keluarganya juga mendapatkan bantuan alat pendukung usaha, seperti alat penangkap ikan (API), set kunci perbaikan mesin kapal perikanan, cool box, freezer, sealer, dan alat penunjang pengolahan produk perikanan," ujarnya.

    Dengan adanya kegiatan ini, Ridwan mengharapkan adanya peran serta aktif dari Dinas KP Kabupaten Demak dan khususnya para penyuluh perikanan di Kabupaten Demak serta aparat Desa Morodemak serta instansi terkait untuk terus mendampingi dalam meningkatkan usaha nelayan dari segi jumlah dan pendapatan yang dihasilkan.

    "BRI nantinya akan melibatkan usaha nelayan dan keluarga nelayan ini dalam Rumah Kreasi BUMN (RKB). RKB akan secara berkala mengadakan pelatihan-pelatihan teknis pengembangan ekonomi produktif untuk membantu usaha nelayan dan keluarga nelayan semakin maju, mandiri, meningkat dan berdaya saing," pungkasnya.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id