bca  

BCA Bidik Kredit Tumbuh 10% di 2019

Nia Deviyana - 10 Januari 2019 07:16 wib
Ilustrasi (MI/IMMANUEL ANTONIUS)
Ilustrasi (MI/IMMANUEL ANTONIUS)

Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA memproyeksikan pertumbuhan kredit di kisaran delapan hingga 10 persen di sepanjang 2019. Kondisi itu sejalan dengan adanya indikasi mengetatnya likuiditas yang menjadi tantangan bagi industri perbankan Indonesia.

"Kita berpikir targetnya 8-10 persen untuk pertumbuhan kerdit. Hal tersebut sudah mempertimbangkan kondisi likuiditas yang cukup ketat pada tahun ini," ujar Direktur BCA Henry Koenaifi, di Menara BCA, Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

Kendati likuiditas ketat, tambah Henry, BCA masih bertumbuh dengan baik dari sisi pertumbuhan kredit konsumer, komersial, maupun korporasi. Tahun ini diperkirakan masing-masing pertumbuhan di segmen kredit tersebut tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.

Di sisi lain, BCA optimistis likuiditas masih aman kendati dana repatriasi dari program pengampunan pajak atau amnesti pajak yang disimpan di perbankan sudah memasuki masa tahan dan akan kembali ke luar negeri. Adapun dana yang mengendap tidak banyak sehingga tidak akan terlalu berpengaruh.

"Dana totalnya itu kan Rp138 triliun, tapi di kami tidak sampai segitu. Hanya kecil jumlahnya, sekitar USD3 miliar," ujar Wakil Presiden Direktur BCA Armand Wahyudi Hartono, pada kesempatan yang sama.

Armand yakin dana repatriasi tidak akan banyak berpindah dari BCA karena imbal hasil kredit yang cukup bagus. "Saya pikir 50 persennya tidak akan kabur karena kan bisa konversi dan imbal hasilnya bagus. Jadi kenapa harus pindah?," pungkasnya.


(ABD)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.