Kepala BPKM Santai Tanggapi Penurunan Penyerapan Tenaga Kerja

    Ilham Pratama Putra - 31 Oktober 2019 18:13 WIB
    Kepala BPKM Santai Tanggapi Penurunan Penyerapan Tenaga Kerja
    Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Foto: dok BKPM.
    Jakarta: Nilai investasi Indonesia tercatat naik 2,6 persen pada kuartal III-2019 (Juli-September) dengan nilai investasi Rp205,7 triliun. Sebelumnya, di kuartal II (April-Juni) hanya sebesar Rp200,5 triliun.

    Kenaikan itu tak diikuti dengan jumlah serapan tenaga kerja. Serapan tenaga kerja turun dari 255.314 pekerja pada kuartal II menjadi 212.581 di kuartal III.

    Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut hal itu merupakan fenomena biasa. Hal itu dikarenakan banyaknya industri yang memilih menggunakan mesin ketimbang tenaga manusia.

    "Soal serapan tenaga kerja ya itu cuma seribu saja itu (selisihnya). Ada padat karya ada mesin, yang penting ketika industrinya jalan kan bakal terserap (tenaga kerja)," kata Bahlil saat konferensi pers realisasi penanaman modal, di Gedung BKPM, Jakarta Selatan, Kamis, 31 Oktober 2019.

    Menurutnya penurunan itu akibat pekerjaan masih dalam masa konstruksi. Saat masa konstruksi, perusahaan akan lebih banyak menggunakan tenaga mesin.

    "Begitu dia bergeser ke mesin itu akan memangkas tenaga kerja. Jadi enggak masalah itu nanti juga bakal terserap," kata dia.

    Selain itu, kapasitas industri sektor manufaktur yang lebih rendah dari sektor tersier membuat serapan tenaga kerja ikut menurun. Untuk itu, kedepannya, Bahlil akan mendorong dan menarik investor untuk menanam modal disektor manufaktur.

    "Kasih kami waktu satu bulan, kita konsolidasi ke dalam dan kita lihat peta potensinya di mana dan akan kita ajak mereka untuk masuk (ke sektor manufaktur)," jelas Bahlil.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id