Indonesia Raih Transaksi Rp47 Miliar di Sirha Budapest 2020

    Ilham wibowo - 12 Februari 2020 14:08 WIB
    Indonesia Raih Transaksi Rp47 Miliar di Sirha Budapest 2020
    ilustrasi - - Foto: Kementerian Perdagangan
    Jakarta: Indonesia berhasil mencatatkan transaksi potensial sebesar USD3,50 juta atau Rp47 miliar (kurs Rp13.600 per USD) dalam pameran internasional, Sirha Budapest 2020. Ini merupakan kerja sama Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Budapest dengan KBRI Budapest.

    Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengaku terus menyasar peluang ekspor produk makanan minuman (mamin) ke negara non tradisional seperti Hungaria.

    "Partisipasi Indonesia pada pameran seperti ini di luar negeri merupakan strategi promosi dagang yang harus dilakukan Atase Perdagangan dan ITPC untuk membuka peluang pasar ekspor seperti produk mamin Indonesia untuk menyuplai bahan baku industri mamin ke pasar Hongaria dan negara ETT, serta negara-negara lain di dunia," katanya melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 12 Februari 2020.

    Ia menjelaskan partisipasi Indonesia harus dimaksimalkan dalam menggaet buyers aktual maupun potensial. Sebab, pameran ini diikuti oleh 300 perusahaan yang bergerak di bidang industri mamin, horeka (hotel, restoran, dan katering), gastronomi, dan industri pengemasan.

    "Partisipasi dalam pameran ini perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin memperoleh buyers aktual maupun potensial guna meningkatkan ekspor mamin Indonesia," tegasnya.  

    Menurut Kepala ITPC Budapest Addy Perdana, pameran ini dilakukan sebagai ajang promosi atau mengenalkan aneka produk mamin unggulan Indonesia ke pasar ETT.

    Melalui pameran ini, buyer asing dan pengunjung diharapkan semakin mengenal produk Indonesia dan ingin berbisnis langsung dengan perusahaan Indonesia.

    "Selain itu, para pengunjung juga mendapatkan informasi untuk dapat memasukkan produk-produk mamin Indonesia yang bercita rasa autentik ke negara-negara tempat mereka berasal," ujarnya.

    Paviliun Indonesia menempati area seluas 75m2 dan menampilkan 10 perusahaan Indonesia yang  bergerak di sektor mamin. Kesepuluh perusahaan tersebut yaitu PT Rukun Mapan Bersama (RMB Food), PT Mulia Boga Raya Tbk, PT Rezeki Inthi Artha (Wilmond), PT Pondan Pangan Makmur Indonesia, PT Olaga food Industri, Indraco Group, CV Hitara Cipta Selaras, PT Mayora Indah Tbk, PT Agro Asia Berdikari, dan 1Rétköz-Pack Bt (distributor resmi PT Sambu Indonesia).


    Adapun produk-produk yang ditampilkan, antara lain permen kopi, biskuit kopi, wafer, kerupuk, keripik, produk keju olahan dan mayones, tuna kaleng, mi instan, aneka kopi Indonesia, minuman coklat, produk santan dan air kelapa, produk bawang putih, kacang mete, gula kelapa, serta bahan pembuat kue seperti campuran kue, campuran kukis, dan campuran puding.

    Hungaria merupakan mitra dagang yang sangat strategis bagi Indonesia. Periode Januari–September 2019, total perdagangan Indonesia-Hungaria mencapai senilai USD120,97 juta.

    Nilai ini terdiri atas ekspor Indonesia ke Hungaria sebesar USD57,10 juta atau naik 8,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan nilai impor Indonesia dari Hongaria tercatat sebesar USD63,87 juta. Pada 2018, Indonesia merupakan mitra dagang Hungaria di peringkat ke-47 dengan pangsa 0,1 persen.

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id