Pengamat Usul Anak Usaha BUMN Rugi Dibubarkan

    Suci Sedya Utami - 10 Desember 2019 19:14 WIB
    Pengamat Usul Anak Usaha BUMN Rugi Dibubarkan
    Analis BUMN dari Lembaga Management Fakultas Ekonomi Bisnis (LM-FEB) Universitas Indonesia Toto Pranoto. Foto: Medcom.id/Suci Sedya
    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tengah melakukan bersih-bersih di tubuh perusahaan pelat merah. Pembersihan ini termasuk mengkaji perusahaan BUMN yang beranak-pinak hingga puluhan.

    Analis BUMN dari Lembaga Management Fakultas Ekonomi Bisnis (LM-FEB) Universitas Indonesia Toto Pranoto sepakat dengan upaya perampinagan BUMN. Toto mengusulkan, apabila ada BUMN atau anak usaha BUMN yanga tidak memberi manfaat karena merugi, lebih baik dilikuidasi atau dibubarkan.

    "Kalau masih positif boleh dipertahankan, tapi kalau manfaat publiknya turun apalagi internalnya juga rugi saya sarankan itu dilikuidasi saja supaya lebih cepat kita punya bentuk struktur BUMN yang jauh lebih ramping dan betul-betul manafaatnya besar," kata Toto ditemui di Novotel Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Desember 2019.

    Toto mengatakan Kementerian BUMN ke depannya perlu melakukan pemetaan terhadap seluruh BUMN. Pemetaan tersebut dengan melihat dua sisi, yakni apakah perusahaan tersebut masih memiliki manfaat besar bagi publik, serta melihat kesehatannya dari sudut pandang kondisi keuangan

    Toto menyebutkan setidaknya ada sekitar 700-800 gurita BUMN yang sebagian malah menjadi parasit karena merugi. Dia bilang sebagian anak usaha merugi lantaran tidak terkait pada inti bisnis dari induk usahanya, sehingga tidak bisa menciptakan sinergi.

    Toto juga mengusulkan penataan pembentukan anak usaha BUMN perlu dikaji ulang dengan aturan baru.  Pembentukan anak usaha harus dilakukan dengan aturan yang jelas, seperti kapan akan didirikan hingga visibilitas pembentukan anak usaha tersebut.

    Lebih jauh dia menambahkan perampingan ini juga diperlukan agar mempermudah fungsi pengawasan oleh kementerian terkait.

     



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id