Luhut: Jepang akan Investasi Perikanan dan Migas di Indonesia

    Antara - 11 Januari 2020 07:41 WIB
    Luhut: Jepang akan Investasi Perikanan dan Migas di Indonesia
    Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO: Medcom.id/kautsar prabowo
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Jepang akan berinvestasi di sektor perikanan dan migas di Indonesia. Hal itu disampaikan Luhut seusai menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu dan rombongan di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta.

    "Ya dia (Jepang) mau investasi, dengan Amerika, mau investasi untuk ikan dan juga minyak, mungkin gas. Tapi lokasi belum tahu, kita lihat lagi nanti. Kami baru akan bicara tanggal 16 nanti (Kamis, 16 Januari 2020)," kata Luhut, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Sabtu, 11 Januari 2020.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pelaku usaha Jepang melalui Menlu Jepang Motegi Toshimitsu melakukan investasi di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. "Saya ingin mengajak Jepang melakukan investasi di Natuna," kata Presiden Jokowi ketika menerima Menlu Jepang di Istana Merdeka, Jakarta.

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan itu menjelaskan investasi untuk pengembangan pulau-pulau terluar di Indonesia, termasuk Natuna, bukan hal baru tapi sudah dibahas sejak lama yaitu pengembangan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT).

    Ia menjelaskan terkait SKPT Natuna sudah ada pengembangan fase pertama dan akan segera masuk ke fase kedua. Selain SKPT Natuna, Indonesia juga mengharapkan ada kerja sama dalam pemberdayaan nelayan.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id