Ketua Gapki Sebut Sawit Sumbang Devisa Terbesar

    Nia Deviyana - 01 Juli 2019 20:03 WIB
    Ketua Gapki Sebut Sawit Sumbang Devisa Terbesar
    Illustrasi. MI/Panca Syaukarni.
    Oslo: Pemerintah dan para pelaku usaha sawit Indonesia memperkenalkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan kepada sejumlah negara Uni Eropa. Salah satunya Norwegia yang dikenal sebagai negara yang sangat kritis menyerang sektor minyak sawit dengan berbagai isu lingkungan dan sosial.

    Wakil Ketua Umum Gapki Togar Sitanggang yang menjadi pembicara dalam seminar bertajuk Lahan Gambut dan Kontribusi Industri Sawit dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (UN SDGs) di Oslo pada pekan lalu menerangkan, industri sawit adalah tumpuan ekonomi nasional dan menjadi penyumbang devisa terbesar yang menyerap tenaga kerja hingga 20 juta orang.

    “Dengan produksi yang mencapai 47 juta ton tahun lalu, di mana 32 juta ton diekspor, sawit menyumbang devisa devisa ekspor hingga USD21 miliar atau lebih dari Rp300 triliun, ini sangat besar,” kata Togar melalui keterangan resmi, Senin, 1 Juli 2019.

    Potensi strategis lain dari Sawit, lanjut Togar, ketika minyak sawit bisa diolah menjadi bahan baku energi baru dan terbarukan.

    "Karena berpotensi menjadi sumber energi alternatif ini, resistensi negara maju terhadap sawit sangat keras. Karena siapa yang bisa menguasai energi dia akan menguasai dunia,” kata Togar.

    Togar mengatakan seminar sawit di Oslo ini untuk memperkenalkan fakta objektif mengenai industri sawit Indonesia yang berkelanjutan. "Di Norwegia, acara seperti ini baru kali pertama," katanya. 

    Hadir dalam kegiatan seminar sawit tersebut yaitu Duta Besar RI di Oslo Todung Mulya Lubis, Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono, Dirut BPDPKS Dono Boestami, dan Ketua BRG Nazir Fuad. Sementara itu dari kalangan akademisi yang akan menjadi pembicara antara lain: Prof Dr Yanto Santosa (Guru Besar Fakultas Kehutanan IPB) dan Prof Pietro Paganini dari John Cabot University Roma.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id