Panja Jiwasraya Jadwalkan Pemanggilan

    Media Indonesia - 27 Januari 2020 06:34 WIB
    Panja Jiwasraya Jadwalkan Pemanggilan
    Ilustrasi Gedung Jiwasraya. Foto: dok MI.
    Jakarta: Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya dilaporkan telah menyusun agenda untuk memanggil pihak-pihak terkait dalam rapat dengar pendapat umum atau hearing yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.

    Anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi mengatakan sejumlah pihak pada Selasa, 28 Januari 2019, akan dimintai pendapat, termasuk pakar asuransi dan pakar saham, untuk mengetahui ataupun mendapatkan gambaran terkait dengan skema jasa asuransi dan pasar modal.

    "Hal ini penting untuk mengetahui di mana letak malaadministrasi tata kelola Jiwasraya," kata Baidowi di Jakarta, Minggu, 26 Januari 2020.

    Menurut Sekretaris Fraksi PPP di DPR itu, panja juga akan mengundang Menteri BUMN dan direksi Jiwasraya pada Rabu, 29 Januari 2020, untuk mengetahui persoalan secara detail dan skema yang dilakukan perihal pengamanan uang negara dan penyelamatan uang nasabah.

    Dalam beberapa kesempatan, menurut dia, pemerintah menargetkan pengembalian uang nasabah memakan waktu empat tahun. Namun, bagaimana skemanya dan apakah tidak bisa dipercepat, hal itu akan disampaikan. Dia mengatakan panja juga akan mengundang direksi lama Jiwasraya, bahkan yang ditahan pun akan diupayakan hadir dengan koordinasi ke pihak terkait.

    "Panja akan memanggil Menteri BUMN sebelumnya untuk mengungkap persoalan agar tidak saling menya-lahkan," ujarnya.

    Setelah itu, Baidowi menjelaskan Panja Jiwasraya akan mendengarkan keterangan BPK, OJK, akuntan publik, dan PPATK. Dia menjelaskan langkah-langkah itu akan dilakukan panja sesegera mungkin demi meyakinkan publik bahwa panja tak sekadar seremonial.

    Susun Nama

    Ketua Komisi III DPR Herman Herry mengatakan pihaknya masih menyusun nama-nama anggota Komisi III yang akan masuk Panja Jiwasraya. Ia mengatakan penyusunan nama-nama tersebut akan rampung pekan depan.

    "Masih susun nama-nama (anggota panja). Ya pekan depan (rampung penyusunan nama-namanya)," ujarnya kepada Media Indonesia, Minggu, 26 Januari 2020.

    Hal yang sama juga diutarakan anggota Komisi III dari Fraksi PPP, Arsul Sani. Ia mengatakan Panja Jiwasraya masih menunggu nama-nama dari fraksi di Komisi III untuk bergabung dalam panja tersebut.

    "Soal nama-nama masih nunggu lengkap dari fraksi-fraksi," jelasnya.

    Dari Fraksi PPP, ia mengatakan dirinyalah yang akan masuk panja tersebut.

    Pembentukan Panja Jiwasraya, terang Arsul, dilakukan untuk mengawasi proses hukum dan tindak lanjut Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas kasus Jiwasraya.

    Anggota Komisi III dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menyampaikan bahwa pihaknya masih belum mengirimkan nama anggota yang akan masuk Panja Jiwasraya.

    "PKS, karena menginisiasi pansus, maka pimpinan Fraksi PKS sampai saat ini belum mengirim nama-nama di Panja Jiwasraya. Fraksi PKS menghormati proses panja di Komisi III," tandasnya.

    Komisi III DPR telah memutuskan untuk membentuk panja pengawasan penegakan hukum kasus Jiwasraya. Hal itu menjadi kesimpulan rapat antara Komisi III DPR dan Kejaksaan Agung pada Senin, 20 Januari 2020 lalu.




    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id