comscore

Begini Cara Mendag Ajak Masyarakat Konsumsi Daging Beku

Eko Nordiansyah - 07 Agustus 2016 17:42 WIB
Begini Cara Mendag Ajak Masyarakat Konsumsi Daging Beku
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito. MTVN/Eko Nordiansyah.
medcom.id, Tangerang: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito menyebut, masyarakat perlu diedukasi agar mau mengonsumsi daging beku impor. Pasalnya, masyarakat cenderung menyukai daging segar dibandingkan daging beku (frozen).

"Harus ada edukasi. Di beberapa negara persyaratan yang menjadi persyaratan adalah daging sebelum dikonsumsi harus di freezer," kata Enggar di Feedloter PT Tunas Unggul Mandiri, Tangerang, Minggu (7/8/2016).
Dirinya menambahkan, kondisi daging beku lebih higienis dibandingkan daging segar. Apalagi proses pembukusan daging beku di beberapa negara memiliki kualifikasi khusus sehingga kualitasnya terjamin.

"Itu ketentuannya di beberapa negara maju karena mereka lebih bisa mematikan kuman tetapi barang kali bukan karena bekunya tapi karena lemaknya yang banyak itu," jelas dia.

Untuk memenuhi kebutuhan daging jangka pendek, lanjut Enggar, Kementerian Perdagangan akan mengandalkan impor. Sementara untuk jangka panjang, dirinya berharap ada pembibitan sapi bakalan yang baik.

Sedangkan untuk mengajak masyarakat mau mengonsumsi daging beku memang perlu waktu. Kemendag, dalam hal ini akan terus melakukan sosialisasi supaya daging beku yang harganya relatif lebih murah bisa diminati masyarakat.

"Jadi itu relatif perlu edukasi. Akan kita terus kasih penjelasan terus menerus kepada masyarakat bahwa daging beku itu lebih sehat," pungkasnya.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id