• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Mengatasi Kesenjangan di Timur Indonesia Melalui IDF 2018

Dian Ihsan Siregar - 10 Juli 2018 13:12 wib
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (kedua dari
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (kedua dari kanan). (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan)

Jakarta: Pemerintah Indonesia melalui Bappenas menggandeng Australia menggelar Indonesia Development Forum (IDF) 2018. Pemerintah berharap kesenjangan ekonomi bisa diatasi dengan memperbaiki akses dan layanan yang cukup baik di wilayah timur Indonesia.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyatakan kesenjangan antarwilayah merupakan permasalahan yang kompleks dan bersifat multisektor. Pada IDF tahun ini, perangkat pemerintah, peneliti, pelaku bisnis, masyarakat umum, dan pemangku kepentingan lainnya dalam sektor pembangunan harus bisa mencari solusi untuk mengatasi kesenjangan yang ada di timur Indonesia.

"Solusi terbaik itu harus didapatkan. Demi mengatasinya juga harus bisa memetakan pendekatan-pendekatan yang baru dan inovatif," ucap Bambang, ditemui dalam acara IDF 20‎18 di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Selain antarwilayah, dia mengaku, ketimpangan terjadi antara kawasan perkotaan dan pedesaan. Keduanya memiliki kualitas pelayanan dasar yang tidak setara. Padahal, hal ini sangat krusial bagi produktivitas ekonomi dan kesejahteraan sosial penduduk.

"Paradoks ini diperkirakan akan makin melebar pada masa mendatang, sehingga menyebabkan ketimpangan wilayah yang lebih besar," jelas dia.

Ketimpangan wilayah yang terus berlanjut, menurut dia akan melemahkan suatu daerah, akibat dari pengurasan sumber daya oleh daerah yang lebih maju serta berpindahnya penduduk usia produktif dari daerah tertinggal. Fenomena yang saat ini sangat mengemuka di Indonesia.

Untuk mengatasinya, dia menyebutkan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Langkah pertama, pembangunan wilayah dengan potensi dan daya ungkit pertumbuhan ekonomi nasional yang tinggi, dengan menitikberatkan pada percepatan pembangunan pusat-pusat pertumbuhan dan pembangunan perkotaan metropolitan.

Hal kedua, pembangunan wilayah dengan skala ekonomi wilayah dan ekonomi lokal yang potensial, dengan menitikberatkan pada pembangunan pusat kegiatan wilayah atau lokal, kawasan pedesaan dan kota-kota sedang.

"Lalu terakhir, pembangunan wilayah dengan infrastruktur dan pelayanan dasar yang tertinggal yang menitikberatkan pada pembang‎unan di daerah tertinggal, kawasan perbatasan, daerah kepulauan, dan kawasan timur Indonesia," tukas Bambang.

 


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.