Ekspor Manufaktur RI Dipastikan Tak Terganggu Wabah Korona

    Antara - 14 Februari 2020 09:12 WIB
    Ekspor Manufaktur RI Dipastikan Tak Terganggu Wabah Korona
    Ilustrasi. Foto: dok MI.
    Washington DC: Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan kinerja ekspor manufaktur tidak terganggu dampak wabah virus korona. Hal ini disampaikannya kepada peserta diskusi Investment Roundtable on Infrastructure, Energy and Digital Connectivity di KBRI Washington DC, AS, Jumat.

    "Impor dan ekspor dari dan ke Tiongkok memang sedikit turun karena pergerakan orang. Tapi kami lihat dari situasi ini ada peluang besar karena kita bisa meningkatkan ekspor sebagai pengganti produk dari Tiongkok," kata Agus, dikutip dari Antara.

    Agus menuturkan, pemerintah telah menghentikan sementara impor binatang hidup dari atau yang transit dari Tiongkok.

    "Tapi ini sifatnya sementara sampai kita evaluasi kalau virus korona mereda," kata dia.

    Dalam forum sama, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan dampak wabah virus korona belum meluas ke sektor manufaktur.

    Namun demikian, Luhut menyebut sektor pariwisata menjadi salah satu yang cukup terpengaruh oleh wabah virus korona, terutama di Bintan dan Manado.

    "Yang pertama kena memang pariwisata. Kalau industri, memang ada yang terdampak, tapi dampaknya belum terlihat banyak. Tapi kami meminimalisir dampak yang akan terjadi semaksimal mungkin," kata Luhut.

    Saat ini, tambah Luhut, pemerintah bersiap untuk kembali menggenjot ekspor ke Tiongkok karena negara ini kemungkinan akan banyak membutuhkan setelah virus korona mereda.

    "Puncaknya mungkin sekitar Maret, setelah puncak (wabah) mungkin akan menurun, dan kita harus persiapkan ekspor ke Tiongkok karena saya rasa itu yang Tiongkok perlukan," kata dia dalam acara yang juga dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, selain sejumlah organisasi dan pebisnis AS termasuk US Development Finance Corporation, US Chamber of Commerce, US-ASEAN Business Council.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id