WIKA akan Evaluasi Dampak Masuknya Virus Korona ke Indonesia

    Antara - 02 Maret 2020 14:36 WIB
    WIKA akan Evaluasi Dampak Masuknya Virus Korona ke Indonesia
    Virus Korona. Foto : AFP.
    Jakarta: PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA akan mengevaluasi terlebih dahulu dampak akibat masuknya wabah virus korona ke Indonesia.

    "Nanti kita evaluasi dulu, dampaknya (korona) terhadap kinerja dan sebagainya akan kita evaluasi terlebih dahulu," ujar Direktur Utama WIKA Tumiyana di Jakarta dikutip dari Antara, Senin, 2 Maret 2020.

    Tumiyana berharap bahwa wabah virus korona yang baru pertama kali masuk ke Indonesia itu tidak menimbulkan dampak apa pun.

    "Mudah-mudahan tidak ada apa-apa," katanya usai menghadiri evaluasi di Kementerian BUMN.

    Terkait kondisi pekerja Tiongkok yang terlibat proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Dirut Wika itu mengungkapkan bahwa prosedur aturan yang diberlakukan oleh pemerintah Indonesia kepada mereka sudah sangat ketat.

    "Tidak boleh, para tenaga kerja Tiongkok yang sudah keluar tidak boleh masuk dulu, sebaliknya yang sudah di Indonesia tidak boleh keluar," kata Tumiyana. Menurut dia, kebijakan tersebut berasal dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia.

    Sebelumnya Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengumumkan temuan kasus infeksi virus corona pertama di Indonesia pada Senin, 2 Maret 2020.

    Di Istana Merdeka Jakarta, Presiden menjelaskan bahwa virus corona baru didapati menyerang seorang ibu berusia 64 tahun dan putrinya yang berusia 31 tahun yang tinggal di wilayah Indonesia.

    Menurut Presiden Jokowi, minggu yang lalu terdapat informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif corona.

    Tim dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa dan bertemu dengan siapa saja. Setelah ditemukan, ternyata orang yang terkena virus corona ini berhubungan dengan dua orang. Seorang ibu yang umurnya 64 dan putrinya yang berumur 31 tahun.

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id