Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Jangan Asal Bangun

    Media Indonesia - 16 Januari 2020 20:20 WIB
    Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Jangan Asal Bangun
    Pariwisata Indonesia. Foto : AFP.
    Jakarta: Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sedang mengakselerasi pembangunan infrastruktur untuk mendukung pengembangan pariwisata Indonesia di 2020. Hal ini dilakukan untuk kawasan pariwisata prioritas. Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengatakan pembangunan infrastruktur di 2020 ini tepat dilakukan. Namun, ia mengingatkan agar pembangunan dilakukan dengan baik dan sistematis.

    “Iya tepat, tapi benar enggak itu enggak bentrok. Jadi kalau asal bangun (infrastrukturnya) nanti berantakan. Intinya balik lagi ke koordinasi dan leadership dari orang yang bertanggung jawab,” ujarnya kepada awak media di Hotel JS Luwansa Jakarta, Kamis, 16 Januari 2020.

    Dalam pandangan Agus, pariwisata merupakan sektor paling mudah dan paling menguntungkan untuk perekonomian negara. Apabila sektor ini dijalankan dengan tepat dan baik maka akan membawa keuntungan bagi negara. Dia menyebutkan negara-negara di Eropa, Selandia Baru, hingga Jepang memperoleh pendapatan utama dari sektor pariwisata.

    Menurutnya langkah awal yang perlu dilakukan oleh pemerintah adalah dengan melakukan koordinasi, terutama di daerah. Daerah perlu mempersiapkan masyarakatnya baik secara kemampuan lewat pendidikan tinggi maupun vokasi serta secara kesiapan sosial. Setelah itu, barulah melakukan koordinasi untuk permodalan agar mampu membiayai pembangunan infrastruktur dengan tepat sasaran.

    “Koordinasi misalnya, taruh di lembar putih. BUMN mau bikin apa, lalu bagaimana dengan Pariwisata, Pertanian, hingga Menteri Keuangan mau apa,” paparnya.

    Ia mencontohkan adanya kurang koordinasi dari stakeholder terkait dapat dilihat dari fungsi bandara. Menurutnya bandara-bandara internasional yang ada di Yogjakarta, Solo, dan Semarang belum memberikan kontribusi lebih untuk pariwisata.

    Jarak bandara yang cenderung dekat di antara kota tersebut membuat perjalanan dengan pesawat dan akses bandara menjadi tidak laku. Padahal biaya pajak bandara tergolong mahal. Untuk itu, menurutnya penting untuk melakukan koordinasi antar lembaga dengan tepat. (Hilda)



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id