• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 17 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.710.947.522

Defisit Neraca Perdagangan Positif bagi Industri

Desi Angriani - 16 Mei 2018 17:51 wib
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Medcom.id/Desi
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menilai defisit neraca perdagangan Indonesia sebesar USD1,63 miliar pada April lalu berdampak positif bagi sektor industri. Hal itu menyusul banyaknya impor barang kebutuhan modal dan bahan baku yang menunjukkan tingginya kebutuhan industri.

"Kalau capital goods artinya realisasi investasi kalau realisai investasi kan positif," ungkap Airlangga sesuai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Airlangga menambahkan tingginya realisasi impor hingga tumbuh 34 persen atau mencapai USD16,09 miliar menunjukkan tingginya kebutuhan industri dan aktivitas ekonomi dalam negeri. Artinya ekspor masih bisa dipacu dengan melakukan diversifikasi dari komoditas maupun memberikan berbagai fasilitas fiskal berupa insentif pajak.

"Harapannya ke depan kita akan memacu ekspor. Salah satu yang dibahas bagaimana memacu ekspor fasilitas apa yang diberikan untuk memacunya," tutur dia.

Sementara itu, beberapa kebijakan fiskal yang mampu mendorong ekspor antara lain adanya insentif untuk investasi tambahan, investasi untuk ekspansi dan pendidikan. Adapun insentif pajak yang tengah digodok untuk industri antara lain tax holiday, super deductible tax, dan finalisasi tax allowance.

"Sektornya yang difinalisasi karena Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) diperjelas berapa jumlahnya kemudian dasar hukumnya dan sebagainya," pungkas dia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit pada Januari dan Februari 2018 masing-masing senilai -USD756 juta dan -USD52,9 ju‎ta. Neraca Perdagangan Indonesia sempat mengalami surplus senilai USD1,1 miliar pada Maret 2018.

Namun neraca perdagangan kembali defisit pada April 2018. Hal ini menjadikan neraca perdagangan sepanjang Januari sampai April sudah mengalami defisit senilai -USD1,3 miliar.

 


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.