Pemerintah Yakinkan Investor Singapura, Perekonomian Indonesia Solid

    Anggi Tondi Martaon - 24 September 2018 16:54 WIB
    Pemerintah Yakinkan Investor Singapura, Perekonomian Indonesia Solid
    Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto (Foto:MI/Rommy Pujianto)
    Jakarta: Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto meyakinkan investor Singapura bahwa fundamental perekonomian Indonesia cukup solid. Dengan begitu, potensi investasi di Tanah Air masih sangat menggiurkan.

    Hal itu disampaikan Airlangga saat menjadi keynote speaker pada kegiatan Indonesia Forum 2018: Evolving Political, Economic and Business Environment Going Into 2019. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS) dan University of Michigan itu diikuti oleh 150 peserta terdiri atas akademisi, investor, dan pelaku usaha di Singapura.

    Politikus Golkar itu menyebutkan, bukti bahwa perekonomian Indonesia cukup baik dapat dilihat dari pertumbuhan mencapai 5,17 persen dan cadangan devisa USD118 miliar.

    "Tingkat inflasi terendah serta tingkat pengangguran pada level terendah dalam sejarah Indonesia, yaitu sebesar 5,13 persen dengan angka kemiskinan 9,8 persen. Maka Indonesia memiliki peluang tumbuh di atas 5,2 persen," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Senin, 24 September 2018.

    Dalam upaya menggenjot perekomian saat ini, Airlangga menyebutkan pemerintah Indonesia fokus mengembangkan ekonomi digital dan industri 4.0. Kedua aspek tersebut tersebut fokus pada lima sektor yaitu otomotif, elektronik, tekstil, kimia, dan makanan. "Sektor tersebut mencakup 70 persen dari pendapatan domestik bruto industri di Indonesia," ujarnya.

    Sementara itu, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya menambahkan, ada beberapa faktor lain yang patut dipertimbangkan investor Singapura dalam menanamkan modal di Indonesia, yaitu stabilitas politik, keamanan, peningkatan ease of doing business, potensi pasar, dan sumber daya manusia.

    Pemerintah Yakinkan Investor Singapura, Perekonomian Indonesia Solid
    Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya (Foto:Dok.KBRI Singapura)

    Swajaya menjelaskan, nilai investasi Singapura ke Indonesia pada enam bulan pertama tahun 2018 naik 38 persen, yaitu USD 5.04 miliar. Fokus kerja sama kedua belah pihak lebih diprioritaskan pada sektor ekonomi digital dan industri 4.0.

    "Komitmen kerja sama itu diwujudkan dalam bentuk pembukaan Nongsa Digital Park di Batam. Kedua belah pihak sepakat menjadikan Batam sebagai digital bridge Singapura ke Indonesia," kata Swajaya.

    Selain menjadi pembicara utama, Airlangga bersama Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAI) I Gusti Putu Suryawirawan melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura Chan Chun Sing. Topik yang  menjadi pembahasan ialah persiapan Leaders Retreat yang akan diselenggarakan di Bali pada 11 Oktober 2018.




    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id