comscore

80 Ribu Sapi Bakalan Impor Masuk Kuartal Ini

25 Oktober 2016 09:41 WIB
80 Ribu Sapi Bakalan Impor Masuk Kuartal Ini
Ilustrasi sapi bakalan. (FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO)
medcom.id, Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah mengeluarkan izin impor sapi bakalan sebanyak 80 ribu ekor. Jumlah tersebut merupakan bagian dari kuota impor kuartal IV-2016 yang tersisa sebanyak 150 ribu ekor.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan ada 20 importir yang mendapat izin karena sudah komit untuk memenuhi kewajiban mengimpor sapi indukan dengan rasio 1:5 dengan bakalan dan 1:10 bagi koperasi peternak.
Sebagian dari mereka, kata Enggar, meminta realisasi izin kuota impor mulai tahun ini untuk kebutuhan daging sapi masyarakat pada awal tahun depan.

"Mereka minta untuk izin di 2016 ini dulu 80 ribu ekor. Itu izin bakalannya saja karena 2016 kan tinggal beberapa bulan lagi," ucap Enggar seusai bertemu dengan Asosiasi Industri Sapi Australia di kantornya, Jakarta, kemarin.




Menurutnya, izin impor untuk 20 perusahaan itu akan berlaku hingga 2018. Pada akhir 2018, pemerintah akan mengevaluasi realisasi impor sapi indukan perusahaan-perusahaan tersebut.

Lebih lanjut, Enggar mengatakan dirinya mengajak para pelaku usaha dari Australia untuk ikut serta berinvestasi di industri sapi Indonesia.

"Mereka bisa investasi di peternakan sapi indukan, makanan ternak, dan industri pengolahan daging juga bisa karena pasarnya luas," ucapnya.

Baca: Ini Penyebab Pemerintah Buka Keran Impor Daging Sapi

Ia menegaskan akan membuka sumber impor seluasnya agar Indonesia tidak bergantung kepada Australia dan harga bagi konsumen dalam negeri pun bisa makin murah.

"Kita sudah sampaikan akan membuka pasar impor dari Meksiko, Brasil, Spanyol, dan lainnya. Pada dasarnya, monopoli kan tidak baik," cetusnya.

Di kesempatan sama, Chair of Australia Live Export Council Simon Crean mengaku tidak mempersoalkan kebijakan baru importasi sapi.

Dia hanya mengingatkan impotir sapi bakalan harus menambah biaya operasional karena beternak sapi indukan memerlukan jumlah pakan besar, penambahan tenaga kerja, lahan, dan program pembiakan.

Di kesempatan serupa, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Dody Edward menandaskan izin impor sapi bakalan untuk kuartal IV terus dibuka dengan harapan dapat menambah stok sapi indukan di dalam negeri. (Media Indonesia)

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id