Pengakuan Trump atas Yerusalem tak Pengaruhi Perdagangan RI

    Desi Angriani - 07 Desember 2017 18:53 WIB
    Pengakuan Trump atas Yerusalem tak Pengaruhi Perdagangan RI
    Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. MI/Widodo S Jusuf.
    Jakarta: Kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dinilai tak memberikan dampak ke sektor perdagangan Indonesia.

    Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan Indonesia tak memiliki hubungan dagang dengan Israel sehingga tak memengaruhi perdagangan dalam negeri.

    "Enggak ada urusannya dengan perdagangan. Itu sudah tadi. Bapak Presiden (Joko Widodo) sudah memberikan prescon," katanya di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis, 7 Desember 2017.

    Enggar pun enggan berkomentar lebih jauh terkait pernyataan politik Presiden negera Paman Sam tersebut. Katanya Presiden Joko Widodo secara resmi telah memberikan pernyataan yang mewakili pemerintah terkait pidato Trump.

    "Tadi sudah ada pernyataan dari Presiden. Kita enggak ada hubungan perdagangan dengan Israel," ungkap dia.

    Dirjen Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan juga menanggapi serupa. Ia turut mengecam pernyataan Trump yang memperkeruh geopolitik di Timur Tengah. Kendati demikian, hubungan perdagangan antara RI dengan AS masih berjalan dengan baik.

    "Saya no comment untuk itu. Tapi intinya saya mendukung apa yang disampaikan Presiden, mengecam itu sebagai WNI. (Hubungan dagang dengan AS) Ya berjalan dengan dinamikanya yang berjalan, ada efek American First, mengganggu juga," tutup dia.

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu 6 Desember 2017. Trump pun mengumumkan rencananya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS di sana.

    "Hari ini akhirnya kami menyadari hal yang nyata. Bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Ini tidak lebih dari sekedar pengakuan akan kenyataan dan tepat dilakukan," kata Trump di Gedung Putih seperti dilansir CNN, Kamis, 7 Desember 2017.

    Keputusan Trump berbalik dengan kebijakan luar negeri AS yang menolak pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sebelum konflik Israel-Palestina dapat diselesaikan.

     



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id