Pengenaan Bea Masuk Impor Tekstil Tinggal Tunggu Sri Mulyani

    Eko Nordiansyah - 30 Oktober 2019 18:27 WIB
    Pengenaan Bea Masuk Impor Tekstil Tinggal Tunggu Sri Mulyani
    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Medcom/Ilham Wibowo.
    Jakarta: Pemerintah akan menerapkan aturan pengenaan bea masuk impor tekstil. Pengenaan aturan safeguard ini dimaksudkan untuk melindungi industri tekstil dalam negeri dari impor produk industri dan produk tekstil.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan aturan yang diusulkan oleh Kementerian Perdagangan ini sudah tahap final. Aturan itu tinggal menunggu persetujuan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

    "Ya kalau sudah ditandatangani kan berarti tinggal di Kemenkeu," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Oktober 2019.

    Airlangga menyebut masih akan dilakukan harmonisasi soal besaran bea masuk yang akan diterapkan. Hal ini termasuk produk-produk apa saja yang bakal dikenakan bea masuk impor.

    "Belum (besarannya), diusulkan oleh Kemendag sih sudah, tinggal nanti dari Kemenkeu. Mulai dari hulu ke hilir (produk yang kena), tapi kita kan juga ada alternatif untuk harmonisasi. Itu belum final," ungkapnya.

    Sementara itu, Menteri Perdagangan Agus Gumiwang menyebutkan, seluruh komponen yang akan dikenakan bea masuk sudah tertuang dalam aturan ini. Dirinya berharap Bea Cukai bisa menjalankan ketentuan yang ada setelah aturan ini diterbitkan.

    "Untuk beberapa komponen dari safeguard sudah ada di aturan itu. Itu once ditandatangani, sudah diregulasi. Nanti bea cukai dia harus bekerja sesuai aturan-aturannya," pungkas dia.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id