JBNP Apresiasi Pemerintah Gandeng Industri Pertahanan Dalam Negeri

    Antara - 25 Januari 2020 15:20 WIB
    JBNP Apresiasi Pemerintah Gandeng Industri Pertahanan Dalam Negeri
    Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke pameran alutsista. Foto: Istimewa
    Jakarta: Industri peralatan pertahanan PT Jala Berikat Nusantara Perkasa (JBNP) mendukung kebijakan pemerintah dalam mendorong pengembangan industri pertahanan dan keamanan dalam negeri.

    Dalam kebijakan yang dimaksud, pemerintah mengutamakan produk dalam negeri yang telah memenuhi standar TNI dan Polri.

    "Kami menyambut baik kebijakan pemerintah saat ini dalam mendorong pengembangan industri pertahanan dan keamanan dalam negeri," kata Direktur Utama PT JBNP Subiyono, melalui pernyataan tertulis yang dikutip dari Antara, Sabtu, 25 Januari 2020.

    PT JNBP adalah perusahaan swasta yang mengkhususkan diri dalam pengembangan peralatan pertahanan, antara lain kendaraan multi purpose light baru yang disebut Indonesian Light Strike Vehicle (ILSV).

    Subiyono mengatakan, PT JBNP dan PT Ridho Agung Mitra Abadi (RAMA) telah mengembangkan produk-produk industri pertahanan dan keamanan.

    Selama ini, produk-produk pertahanan dan keamanan yang dikembangkannya juga telah banyak digunakan TNI dan Polri sehingga pihaknya akan terus melakukan inovasi sesuai dengan perkembangan kebutuhan.

    Selanjutnya, Subiyono berharap dukungan dari pemerintah serta segenap institusi terkait lainnya atas rencana JBNP untuk melakukan kerja sama dengan mitra strategis luar negeri dalam pengembangan industri pertahanan.

    "Kerja sama itu, di antaranya dengan program transfer teknologi, produksi bersama, dan lain sebagainya dalam rangka percepatan kemandirian industri pertahanan dan keamanan dalam negeri," katanya.

    Pada Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan yang berlangsung pada 22-23 Januari 2020, JBNP juga ikut serta pada pameran sistem kesenjataan.

    Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan pertahanan merupakan investasi bagi suatu negara untuk menjaga situasi wilayahnya agar selalu aman dan damai.

    "Bahwa pertahanan adalah investasi. Negara yang kuat pertahanannya, aman, terjadi iklim yang damai," katanya, usai menutup Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan, di Jakarta, belum lama ini.

    Menurut Prabowo, negara yang iklimnya damai menjamin iklim ekonomi berkembang dengan karena investor pasti akan memilih masuk ke dalam negara yang aman.

    "Kita butuh negara yang aman dan stabil. Untuk menjaga negara aman dan stabil, kita perlu pertahanan yang kuat untuk menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan kita," katanya.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id