Menperin Siap Beberkan Strategi Industri 4.0 Indonesia di WEF

    Ilham wibowo - 21 Januari 2020 13:15 WIB
    Menperin Siap Beberkan Strategi Industri 4.0 Indonesia di WEF
    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. FOTO: Kemenperin
    Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dijadwalkan hadir pada Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, 21-23 Januari 2020. Kesiapan Indonesia memasuki era industri 4.0 sekaligus merebut peluang untuk peningkatan investasi di sektor industri bakal dipaparkan.

    “Indonesia telah meluncurkan roadmap Making Indonesia 4.0 sebagai aspirasi untuk merevitalisasi industri manufaktur di Tanah Air. Inisiatif ini akan memanfaatkan teknologi industri 4.0 dalam perangkat utama produksinya guna memacu daya saing secara lebih efisien,” kata Agus, melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 21 Januari 2020.

    Selain akan menjadi pembicara pada sejumlah diskusi panel dalam rangkaian kegiatan WEF 2020, Menperin Agus juga bakal melakukan pertemuan dengan para pelaku industri skala global dan Kepala Eksekutif WEF Klaus Schwab.

    “Kami akan turut pula menghadiri acara pembukaan Indonesia Pavilion,” tuturnya.

    Pada kesempatan tersebut, Agus akan menyampaikan komitmen Pemerintah Indonesia dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, khususnya bagi keberlangsungan sektor industri. Starategi yang dilakukan, misalnya, dengan kemudahan izin usaha serta pemberian insentif fiskal dan nonfiskal dalam memfasilitasi pemberian insentif super deduction tax.

    Hal itu untuk mendorong pelaku industri agar terlibat dalam pengembangan pendidikan vokasi dan kegiatan litbang. “Kami berharap peningkatan investasi ini guna memperkuat struktur manufaktur di dalam negeri, terjadinya transfer teknologi, serta menghasilkan produk substitusi impor sekaligus memacu ekspor,” sebutnya.

    Menperin menambahkan pihaknya sudah proaktif melaksanakan berbagai program seperti peluncuran pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri di berbagai daerah. Hal ini sesuai tekad Presiden Joko Widodo pada periode keduanya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai program prioritas.

    “Selain itu, mengadopsi dual system pendidikan vokasi industri di seluruh unit pendidikan yang dimiliki Kementerian Perindustrian. Kami pun memfasilitasi pendirian politeknik dan akademi komunitas di kawasan industri, kemudian adanya pemberian sertifikasi kompetensi untuk pekerja industri, serta menyiapkan SDM industri dalam menghadapi era industri 4.0,” paparnya.

    Kemenperin juga saat ini sedang mendirikan Digital Capability Center di Jakarta sebagai pusat inovasi dan pengembangan industri 4.0. Visinya sebagai pusat adopsi industri 4.0 di Indonesia dan jendela dunia bagi pengembangan Industri 4.0 di Indonesia.

    Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) 4.0 itu diharapkan meningkatkan kesadaran pelaku industri nasional terhadap perkembangan industri 4.0. Tujuannya antara lain untuk membangun kapabilitas mereka, menghubungkan dengan stakeholder terkait, mendukung implementasi industri 4.0, serta menjadi pusat riset dan percobaan untuk inovasi dan teknologi baru.

    “Sebagai upaya untuk mendorong penerapan industri 4.0, kami telah meluncurkan INDI 4.0 untuk mengukur tingkat kesiapan industri di Indonesia terhadap implementasi industri 4.0,” ujar Agus.

    Menteri Agus menambahkan pihaknya akan mengajak stakeholder dan pelaku industri yang menghadiri WEF 2020 untuk bisa berpartisipasi pada ajang Hannover Messe yang digelar pada April nanti. Sebab, Indonesia menjadi official partner country di pameran teknologi industri yang bergengsi di tingkat dunia tersebut.

    “Hannover Messe 2020 akan menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan sektor manufaktur Indonesia, khususnya mengenai transformasi menuju era industri 4.0. Selain itu, untuk merangkul investor global,” pungkasnya.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id