Jasindo Optimalisasi Aset Genjot Masyarakat Peduli Lingkungan

    Husen Miftahudin - 06 Desember 2019 12:17 WIB
    Jasindo Optimalisasi Aset Genjot Masyarakat Peduli Lingkungan
    Direktur SDM dan Umum Asuransi Jasindo Sari Suharso. Foto: dok Jasindo.
    Jakarta: PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) memanfaatkan salah satu gedung lama miliknya yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat. Gedung yang dibangun pada 1920 ini pernah menjadi kantor Belanda, Kantoorgerbouw West Java (WEVA) Handel Maatschappi.

    Direktur SDM dan Umum Asuransi Jasindo Sari Suharso mengatakan aset yang sudah lama tak digunakan itu kini dimanfaatkan untuk acara-acara yang berdampak positif bagi masyarakat. Salah satunya sebagai tempat kegiatan workshop yang bekerja sama dengan aktivis peduli lingkungan, DemiBumi.

    Kegiatan ini merupakan upaya optimalisasi gedung milik Asuransi Jasindo di daerah Kota Tua. Menurutnya, gedung tiga lantai yang bernama Gedoeng Jasindo tersebut belum termanfaatkan secara maksimal.

    "Dengan adanya acara ini, maka gedung tersebut jadi semakin bermanfaat. Masyarakat bisa menikmati gedung tersebut," ujar Sari dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 6 Desember 2019.

    Workshop bersama DemiBumi digelar selama tiga hari. Workshop tersebut terkait pengelolaan sampah rumah tangga dan 'do it yourself' sebagai pengganti plasticwrap yang dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada lingkungan.

    "Ada workshop cara mengurangi sampah, membuat kompos, ecoskin, ecobath, hingga ecokids," jelasnya.

    Kegiatan tersebut juga berbarengan dengan rangkaian acara Vital Voices Festival atau Festival Perempuan dalam Film, Sen, dan Budaya pada 7 hingga 14 Desember 2019 yang juga diadakan di Gedoeng Jasindo. Festival Perempuan dalam Film merupakan kolaborasi Asuransi Jasindo dengan PFN dan Pesona Indonesia Jaya.

    Selama acara berlangsung Asuransi Jasindo juga akan menggelar pameran lukisan serta demo melukis serta pameran foto yang menceritakan sejarah Gedoeng Jasindo. Turut dipamerkan peralatan kantor zaman dahulu seperti mesik tik dan mesin hitung serta polis-polis yang diterbitkan oleh Asuransi Jasindo dari pertama berdiri.

    "Untuk para penggemar budaya Jepang, di sana juga akan ada workshop perihal seni membungkus furoshiki," tutup Sari.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id