Larangan Pemberian Souvenir Langkah Erick Hentikan Praktik Gratifikasi BUMN

    Suci Sedya Utami - 10 Desember 2019 14:50 WIB
    Larangan Pemberian <i>Souvenir</i> Langkah Erick Hentikan Praktik Gratifikasi BUMN
    Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla
    Jakarta: Direktur Utama Lembaga Management Fakultas Ekonomi Bisnis (LM-FEB) Universitas Indonesia Toto Pranoto memandang larangan pemberian souvenir pada setiap agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan hal yang wajar dilakukan.

    Toto mengatakan pemberian souvenir bisa dianggap sebagai bagian dari gratifikasi yang sebenarnya bertentangan dengan pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).

    "Itu saya kira terkait dengan gratifikasi, (larangan itu) wajar kalau saya lihat," kata Toto ditemui di Novotel, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Desember 2019.

    Menurut Toto, jika buah tangan itu diberikan di internal BUMN tidak ada gunanya. Oleh karenanya ia bilang lebih baik disetop karena tidak relevan.

    Namun jika perusahaan yang mengadakan RUPS merupakan BUMN terbuka dan banyak tamu yang hadir merupakan investor asing, tidak ada salahnya diberikan.

    "Yang tidak wajar kalau souvenir ditujukan hanya ke lingkungan internal," jelas Toto.

    Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir menerbitkan larangan perusahaan-perusahaan BUMN memberikan souvenir atau sejenisnya dalam RUPS pada Persero dan Rapat Pembahasan Bersama pada Perum.

    "Dalam rangka efisiensi dan penerapan tata kelola perusahaan yang balk (good corporate governance), setiap penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham pada Persero dan Rapat Pembahasan Bersama pada Perum, dilarang untuk memberikan suvenir atau sejenisnya kepada siapapun," ujar Erick Thohir melalui Surat Edaran No. SE-8/MBU/12/2019.

    Erick juga menyebutkan khusus untuk Persero Terbuka, dalam rangka memastikan keterpenuhan kuorum penyelenggaraan RUPS, dimungkinkan pemberian souvenir kepada pihak pemegang saham selain negara dengan memperhatikan kewajaran dan kepentingan perusahaan.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id