Kerugian Negara Akibat Jiwasraya Berpotensi Bertambah

    Annisa ayu artanti - 15 Februari 2020 16:21 WIB
    Kerugian Negara Akibat Jiwasraya Berpotensi Bertambah
    Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo - - Foto : MI/RAMDANI
    Jakarta: Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menaksir potensi kerugian negara akibat kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) akan terus bertambah. Pasalnya, angka kerugian terbaru mencapai Rp17 triliun atau melebihi perkiraan sebelumnya yang sebesar Rp13,7 triliun.

    "Jadi itu tergantung hasil audit terakhir," kata Kartika ditemui di sela acara IPEX 2020 di JCC, Jakarta, Sabtu, 15 Februari 2020.

    Ia menjelaskan kerugian negara bertambah karena pertumbuhan nilai saham yang ditaruh pada portofolio investasi perusahaan asuransi pelat merah itu berhasil diidentifikasi. Pertumbuhan nilai portofolio saham yang ditempatkan Jiwasraya menurun alias negatif.

    "Memang bertambah, karena kan memang sudah diidentifikasi pertumbuhan nilai sahamnya memang segitu," jelasnya.

    Karena itu, pemerintah akan mengaudit kerugian negara atas kasus ini demi memperjelas sengkarut Jiwasraya. Audit yang dimulai pertengahan 2019 ini ditargetkan selesai pada Maret 2020.

    "Ini kita lagi audit yang 2019, mungkin selesai sekitar Maret nanti," pungkasnya.

    Sebelumnya, BPK mencatat kerugian negara akibat kasus Jiwasraya sebesar Rp17 triliun. Angka kerugian ditaksir melebihi perkiraan awal Rp 13,7 triliun.

    "Pekiraan Rp17 triliun," ujar Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Ardiansyah, di Gedung Bundar, Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 14 Februari 2020.

    Febrie menuturkan BPK dan penyidik Kejaksaan Agung masih mengaudit kerugian negara Jiwasraya dari 2008- 2018. Dia tak menutup kemungkinan kerugian masih bisa bertambah.

    "Kita nanti tunggu real terakhirnya, ini akan terus dilakukan penghitungan," ucapnya.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id