IA-CEPA Diharapkan Perkuat Ekonomi Indonesia-Australia

    Nur Azizah - 10 Februari 2020 12:31 WIB
    IA-CEPA Diharapkan Perkuat Ekonomi Indonesia-Australia
    Presiden Jokowi saat mengadakan pertemuan bilateral dengen PM Australia Scott Morrison. Foto: Biro Pers Setpres
    Jakarta: Proses ratifikasi perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) telah selesai dilakukan kedua negara. Presiden Joko Widodo berharap ratifikasi bisa memajukan perekonomian di kedua negara.

    "Ratifikasi perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) telah selesai di antara kedua negara yang berarti ke depan hubungan ekonomi kedua negara secara komprehensif akan lebih maju, dan harus lebih dirasakan manfaatnya oleh rakyat kedua negara," kata Jokowi di Ratifikasi saat memberikan pernyataan pers selepas pertemuan bilateral yang digelar di Gedung Parlemen, Canberra, Australia, Senin, 10 Februari 2020.

    Jokowi berharap perjanjian kerja sama ini bisa segera dilaksanakan melalui program 100 hari implementasi IA-CEPA. Di antaranya ialah pelaksanaan Australia Business Week di Indonesia yang akan dipimpin langsung Menteri Perdagangan Australia, kunjungan sejumlah major private investors Australia ke Indonesia, pendanaan proyek infrastruktur, hingga kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. 

    Kedua negara juga membahas kemitraan dalam konteks Indo-Pasifik. Ada pandangan yang sama bahwa stabilitas, perdamaian, dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik harus tetap terjaga.

    "Kita juga sepakat untuk bersama-sama meningkatkan kerja sama di Pasifik Selatan dengan fokus antara lain pada isu kemaritiman dan perubahan iklim," ujar Jokowi.

    IA-CEPA Diharapkan Perkuat Ekonomi Indonesia-Australia
    Presiden Jokowi saat mengadakan pertemuan bilateral dengen PM Australia Scott Morrison di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di INTEX, Osaka, Jepang. Foto: Biro Pers Setpres

    PM Australia Scott Morrison meyakini hubungan kerja sama antara Indonesia dan Australia akan meningkat dengan adanya IA-CEPA. Dia juga berharap integrasi ekonomi kedua negara dapat mendatangkan pertumbuhan yang kuat selama kurang lebih 10 tahun ke depan.

    "Indonesia akan menjadi salah satu ekonomi yang paling besar di seluruh dunia. Dari kesepakatan yang saling menguntungkan ini akan memastikan bahwa ekonomi kita akan saling terkait selama beberapa lama ke depannya," ujar Morrison.

    Morrison juga memuji kepemimpinan Presiden Joko Widodo di kawasan Indo-Pasifik. Australia akan mendukung penuh konsep pengembangan Indo-Pasifik yang memiliki potensi ekonomi besar di antara negara-negara dalam kawasan tersebut.

    "Australia mendorong dan mendukung (Indo-Pasifik) karena kita memiliki pemikiran yang sama untuk kawasan Indo-Pasifik. Kita lihat potensi ekonomi dan potensi antar-rakyatnya dan untuk menghilangkan hambatan yang tadinya ada di kawasan kita," tutur Morrison.





    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id