Kementerian BUMN Jamin Operasional Garuda Tak Terganggu

    Ilham Pratama Putra - 09 Desember 2019 10:39 WIB
    Kementerian BUMN Jamin Operasional Garuda Tak Terganggu
    Ilustrasi Garuda Indonesia. ANT/Fikri Yusuf.
    Jakarta: Direktur utama dan sejumlah direktur PT Garuda Indonesia diberhentikan sementara karena skandal penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda merek Brompton. Pencopotan jabatan dijamin tak mengganggu operasional maskapai pelat merah itu.

    "Justru itu kita sedang koordinasi dengan Dirjen Perhubungan Udara, kita pastikan tidak terganggu operasional," kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin, 9 Desember 2019.

    Kartika memastikan jajaran direksi yang terlibat dalam penyelundupan itu akan ditindak tegas. Mereka akan diinvestigasi sesuai aturan hukum yang berlaku.

    "Nanti prosesnya tetap terjaga supaya nanti keselamatan penumpang terjaga," kata dia.

    Menteri BUMN Erick Thohir mencopot sementara Dirut PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Keputusan itu disepakati dalam pertemuan bersama dewan komisaris pada Sabtu, 7 Desember 2019.

    Dewan komisaris mengangkat Fuad Rizal sebagai Plt dirut Garuda Indonesia, disamping menjalankan tugas sebagai direktur keuangan dan manajemen risiko. Fuad tak tercatat dalam manifes pesawat anyar Garuda Indonesia Airbus A330-900 Neo dari Toulouse, Prancis, Sabtu, 16 November 2019.
     
    Fuad bakal memegang kendali hingga rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) digelar. Rapat itu akan menentukan direktur utama definitif.

    Harga motor Harley Davidson yang diselundupkan Ari sekitar Rp200 juta-Rp800 juta. Sementara sepeda merek Brompton berkisar Rp50 juta-Rp60 juta. Total kerugian negara akibat tindakan itu sekitar Rp532 juta-Rp1,5 miliar akibat kasus ini.





    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id