BTN Bidik Pertumbuhan Kredit 8% di 2020

    Antara - 26 November 2019 08:46 WIB
    BTN Bidik Pertumbuhan Kredit 8% di 2020
    Ilustrasi. FOTO: dok BTN
    Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) menargetkan pertumbuhan kredit pada 2020 antara 6-8 persen secara tahunan. Dalam konteks ini, target tersebut turun dibandingkan dengan target penyaluran kredit di 2019.

    Direktur Finansial, Treasuri, dan Strategi BTN Nixon L Napitupulu menjelaskan penurunan itu karena perseroan fokus untuk konsolidasi internal dan memperbaiki kualitas kredit dengan menurunkan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL).

    BTN juga tidak ingin ambisius mendorong pertumbuhan kredit hingga kondisi likuiditas benar-benar memadai. BTN akan menunggu hingga rasio pinjaman terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) membaik.

    "RBB kami turun, kredit pertumbuhannya cuma 6-8 persen, kami akan lebih ke konsolidasi, perbaikan kualitas, plus likuiditas dibenarkan sampai LDR membaik," ujar dia, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Selasa, 26 November 2019.

    Target pertumbuhan kredit itu lebih rendah dari revisi terakhir RBB BTN pada tahun ini yang mencantumkan pertumbuhan kredit bisa mencapai 10 persen. Awalnya, BTN bahkan pada tahun ini mematok pertumbuhan kredit sebesar 15-16 persen.

    Revisi target pertumbuhan kredit karena perseroan ingin mengutamakan prinsip kehati-hatian, perbaikan kualitas kredit, dan penyesuaian dengan likuiditas dalam penyaluran kreditnya. Selain pertumbuhan kredit, BTN juga mematok pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada 2020 hanya sebesar 6-8 persen.

    Kemudian, bank spesialis kredit perumahan itu juga menargetkan rasio NPL turun ke bawah tiga persen. Di sisi lain, pada tahun ini BTN mengklaim sudah menurunkan suku bunga hingga total 25 basis poin (bps) untuk efisiensi perbankan.

    "Transmisi suku bunga kredit dari BI ke perbankan lama. Jawabannya karena suku bunga depositonya saja 3-6 bulan. Kedua likuiditasnya ketat, apa yang mau diturunkan kalau likuiditasnya tidak ada," pungkasnya.
     



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id