Peserta JKN-KIS Bisa Autodebit untuk Bayar Iuran

    Eko Nordiansyah - 18 April 2018 18:06 WIB
    Peserta JKN-KIS Bisa Autodebit untuk Bayar Iuran
    BPJS Kesehatan gaet bank mitra menyediakan fasilitas pembayaran autodebit pembayaran iuran peserta JKN-KIS. (FOTO: Medcom.id/Eko)
    Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bekerja sama dengan bank mitra kerja yaitu BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BCA menyediakan fasilitas pembayaran autodebit untuk pembayaran iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Dengan layanan ini, maka peserta BPJS Kesehatan yang lupa membayar iuran JKN-KIS tidak perlu khawatir lagi.

    Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Surat Edaran Bersama tentang Implementasi Layanan Autodebit Untuk Pembayaran Iuran Peserta Program JKN-KIS oleh Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowaty, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilar, Direktur Hubungan Kelembagaan BRI Sis Apik Wijayanto dan Direktur BCA Santoso.

    "Kami respons cepat terkait masukan dari peserta tentang pembayaran iuran, ada sebagian peserta sebenarnya yang ingin membayar iuran namun pada saat tanggal pembayaran ternyata lupa, sehingga menjadi menunggak dan status kepesertaannya tidak aktif," kata Kemal di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta Pusat, Rabu 18 April 2018.

    Dirinya menambahkan, mekanisme pembayaran iuran melalui autodebit yakni peserta PBPU/mandiri kelas 1 dan 2 bisa dikatakan sudah cukup mengenal dan sering mengakses bank. Peserta JKN-KIS tinggal datang ke Bank yang bekerjasama dan mendaftarkan diri dan mengisi formulir kesediaan membayar iuran melalui autodebit. 

    Lebih lanjut, Kemal menyebut, peserta harus memastikan jika nomor rekeningnya benar sehingga tidak terjadi kesalahan pendebitan. Pendaftaran autodebit juga bisa dilakukan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, yang kemudian BPJS Kesehatan akan menyampaikan ke Bank yang bekerja sama.

    Menurut dia, untuk peserta yang saat ini sudah terdaftar di kelas 1 dan 2 dan masih belum menggunakan metode autodebit, bisa langsung ke bank untuk mendaftar. BPJS Kesehatan juga secara proaktif akan mengkontak (feedback) peserta untuk meminta persetujuan terkait pembayaran iuran secara autodebit.

    "Upaya ini kami lakukan disamping untuk memudahkan peserta dalam membayar iuran secara tepat waktu, meningkatkan kepatuhan peserta PBPU/mandiri, juga diharapkan dapat membantu meningkatkan sustainibilitas program JKN-KIS. Kami juga mengapresiasi dukungan perbankan khususnya dalam mendukung program JKN-KIS," jelas dia.

    Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan juga meneken nota kesepahaman dengan PT Savindo Karya Perdana (SAHARA) dalam hak perluasan kanal pendaftaran dan pembayaran iuran peserta Program JKN-KIS. Diharapkan kerjasama ini dapat membantu memperluas kepesertaan dan kemudahan pembayaran iuran melalui kanal milik jaringan milik Sahara.

    BPJS Kesehatan berupaya memberikan kemudahan pembayaran iuran kepada peserta, melalui implementasi Kader JKN, perluasan kerjasama dengan Bank Swasta dan Bank Pemerintah Daerah (BPD), perluasan channel PPOB, dengan lebih dari 600 titik layanan, mulai dari modern outlet, traditional outlet perbankan, pembayaran melalui Vending Machine, E-Commerce, Mobile Apps, dan sebagainya.

     



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id