300 Toko Online Siap Beri Diskon di Harbolnas

    Annisa ayu artanti - 07 November 2019 13:46 WIB
    300 Toko <i>Online</i> Siap Beri Diskon di Harbolnas
    Pekerja menyelesaikan proses pemesanan jalur telepon untuk konsumen saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). FOTO: MI/PIUS ERLANGGA



    Jakarta: Hari belanja online nasional atau yang biasa dengan Harbolnas kembali hadir pada 11-12 Desember 2019. Sebanyak 300 peserta yaitu platform belanja online siap untuk memberikan diskon besar-besaran dalam acara tersebut.

    Ketua Umum Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) Ignastius Untung mengatakan saat ini sudah sebanyak 170 peserta yang pasti akan meramaikan Harbolnas. Namun idEA menargetkan ada 300 peserta dalam acara tahunan ini. Target ini meningkat dari tahun lalau sebanyak 254 peserta.






    "Sudah 170 platform telah mendaftrakan diri mereka untuk mengikuti kegiatan tahunan ini. Tapi kita menargetkan 300 peserta tahun ini," kata Ignatius di kawasan SCBD, Jakarta, Kamis, 7 November 2019.

    Ia menyebutkan beberapa peserta yang sudah bersedia menyelenggarakan Harbolnas 2019 adalah MAP Mall, Lazada, Elevania, Bhineka.com, Kawan Lama, Rupa-Rupa, Informa, Zalora, Shopee, dan Bukalapak.

    Mereka bersedia dan menyanggupi semua aturan main di Harbolnas seperti tidak memberikan iklan diskon yang tidak etis, tidak memberikan diskon bodong atau penipuan, dan terus memberikan edukasi mengenai Harbolnas.

    "Mereka menandatangani surat komitmen tidak akan secara sengaja praktik iklan secara tidak etis, menggelembungkan harga, memberi diskon besar tapi barang enggak ada," sebut dia.

    Harbolnas tahun ini akan diselenggaran dua hari yaitu 11 Desember (11-12) dan 12 Desember (12-12). Untuk tanggal 11-12 diskon akan diberikan untuk barang-barang yang merupakan produk lokal dan hasil bumi, seperti ikan, beras, gula, dan sebagainya. Sementara untuk 12-12 diskon akan diberikan untuk seluruh barang.

    Melalui Harbolnas ini, ia berharap, sosialisasi lebih gencar terkait sektor perdagangan digital dalam negeri Indonesia dan perdagangan produk-produk lokal asli Indonesia. "Tak hanya produk gaya hidup atau produk-produk elektronik saja, kami ingin semua bisa dipasarkan secara luas dan muah melalui digital," pungkas dia.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id