Dua Penyebab Utama RI Masih Impor Baja

    Annisa ayu artanti - 18 Desember 2019 14:20 WIB
    Dua Penyebab Utama RI Masih Impor Baja
    Ilustrasi baja. FOTO: AFP.
    Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membeberkan penyebab utama Indonesia masih kebanjiran baja impor. Dua penyebab utamanya adalah harga dan kualitas.

    Menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto, harga dan kualitas baja dalam negeri kalah saing dengan baja luar negeri.

    "Harga dan kualitas. Ada beberapa yang masih menjadi catatan yang harus diperbaiki," kata Harjanto di Menara Batavia, Jakarta, Rabu, 18 Desember 2019.

    Harjanto juga menjelaskan, industri hulu baja nasional saat ini juga masih terfokus untuk memproduksi baja keperluan konstruksi saja. Sementara untuk kebutuhan lainnya seperti baja untuk onderdil mesin dan otomotif tidak ada yang memproduksinya.

    Hal tersebut juga menjadi penyebab beberapa perusahaan engineering di Indonesia masih melakukan importasi baja. Ia mencontohkan, untuk membuat kulkas dan keperluan otomotif seperti plat dan baut saja Indonesia masih harus melakukan impor.

    "Kondisi pabrik kita di dalam negeri memang masih fokus di baja-baja konstruksi," ucap dia.

    Lebih lanjut, untuk menyelesaikan permasalahan baja impor yang terus menggerus neraca perdagangan, Harjanto menyebutkan, pemerintah akan membuat Sistem Baja Nasional (SIBANA) sembari mengupayakan perbaikan dan pembenahan masalah-masalah lainnya seperti energi, logistik, dan lingkungan supaya dapat terurai.

    Sistem tersebut akan menjadi jembatan antara suplier dan konsumen sehingga keduanya mendapatkan informasi mengenai kebutuhan dan produksi baja dalam negeri yang akurat.

    "Intinya kami membangun networking antara suplier dan konsumen. Kadang kan bisa saja terjadi porses importasi karena tidak tau siapa supliernya. Kalau orang enggak tau, tak kenal, enggak mau beli," ujar dia.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id