Industri Rokok Diprediksi Menggeliat Tahun Ini

    Eko Nordiansyah - 14 Mei 2019 22:36 WIB
    Industri Rokok Diprediksi Menggeliat Tahun Ini
    Ilustrasi buruh rokok. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)
    Jakarta: PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak menaikkan tarif cukai rokok tahun ini. Keputusan itu diyakini memberikan ruang gerak bagi perusahaan dan industri hasil tembakau dalam menjalankan operasional bisnisnya.

    Direktur Utama Sampoerna Mindaugas Trumpaitis mengaku mendukung keputusan pemerintah yang diharapkan mampu mengurangi dampak kenaikan tarif cukai rokok dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2016, industri rokok mengalami tren penurunan akibat kenaikan cukai.

    "Keputusan pemerintah telah meringankan tekanan terhadap industri hasil tembakau Indonesia beserta banyak pekerja yang terlibat di dalamnya. Industri ini telah mengalami tren penurunan setiap tahunnya sejak 2016 akibat kenaikan cukai yang jauh melebihi angka inflasi," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 14 Mei 2019.

    Dirinya menambahkan, industri hasil tembakau merupakan sektor padat karya yang melibatkan banyak tenaga kerja. Selama ini, para pekerja merupakan bagian sangat penting dalam operasional bisnis industri hasil tembakau.

    Pada akhir tahun 2018, pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif cukai dan harga jual eceran (HJE) rokok untuk tahun 2019. Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 156/2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

    Keputusan pemerintah yang tidak menaikkan tarif cukai rokok juga mendapatkan apresiasi dari sejumlah asosiasi industri hasil tembakau. Misalnya saja Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) Henry Najoan yang juga mengapresiasi langkah pemerintah tersebut.

    "Selain tidak menaikkan tarif cukai, kami juga sangat mengapresiasi penindakan rokok ilegal yang sempat pesat pada tahun 2014. Dengan demikian, jumlah rokok ilegal pada tahun 2017 bisa turun menjadi 7 persen. Selama ini, keberadaan rokok ilegal turut mengisi pasar anggota GAPPRI," ungkapnya.

    (EKO)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id