Tunai Kita Dukung Program Inklusi Keuangan OJK

    Angga Bratadharma - 22 Maret 2018 10:37 WIB
    Tunai Kita Dukung Program Inklusi Keuangan OJK
    Digital Tunai Kita (DTK) mendukung program Otoritas Jasa Keuangan dalam meningkatkan inklusi keuangan nasional (Foto: Tunai Kita)
    Medan: PT Digital Tunai Kita (DTK) mendukung program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan inklusi keuangan nasional di industri financial technology (fintech) peer to peer (P2P) lending yang berfungsi sebagai instrumen pembiayaan alternatif. Dukungan itu diberikan melalui OJK Fintech Days di Medan yang digelar pada 22-23 Maret 2018.

    Co-Founder dan COO Digital Tunai Kita Andry Huzain mengatakan OJK Fintech Days ini penting bagi pihaknya sebagai pelaku di industri fintech P2P lending untuk menarik masyarakat agar melek finansial.

    "Kami merasa perlu untuk berpartisipasi dan terlibat secara aktif bergotong-royong dengan OJK dan industri fintech lainnya di Medan," ungkap Andry Huzain, di sela-sela acara OJK Fintech Days, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 22 Maret 2018.

    Dalam OJK Fintech Days ini, Tunai Kita membuka booth yang semangatnya adalah agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan transparan mengenai industri fintech P2P lending sehingga konsumen terlindungi sesuai dengan POJK77. Hal itu dinilai penting karena fintech P2P lending merupakan bentuk semangat gotong-royong masyarakat Indonesia yang kekinian.

    "Seperti istilahnya anak-anak zaman now, fintech P2P lending sebagai alternatif instrumen keuangan berupa pendanaan gotong-royong secara digital," jelas Andry.

    Andry menilai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi ini sudah sangat baik dan menjawab kebutuhan antara masyarakat yang belum melek perbankan dengan industri fintech P2P lending.

    Regulasi ini masih relevan dan belum perlu dilakukan perubahan. Bahkan bila melihat data OJK kebutuhan pembiayaan nasional mencapai Rp1.600 triliun dan baru sekitar Rp600 triliun di antaranya yang bisa dilayani oleh bank dan lembaga keuangan lainnya.

    "Sedangkan sisanya Rp1.000 triliun belum terlayani sehingga Tunai Kita salah satu pemain di industri fintech P2P lending bisa menjadi alternatif pembiayaan," ungkapnya.

    Lebih lanjut, menurut Andry, partisipasi DTK di OJK Fintech Days ini juga sekaligus menandai masuknya Tunai Kita di Medan, Sumatera Utara. "Sebetulnya kami telah beroperasi di Medan sejak Desember 2017, namun dengan adanya OJK Fintech Days ini, kami akan lebih ekspansif melayani masyarakat di provinsi Sumatera Utara," tukasnya.

    Saat ini, DTK telah beroperasi di 27 kota, antara lain, Jabodetabek, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Pekanbaru, Batam, Palembang, Medan dan Padang, Makassar dan Manado. Adapun Medan merupakan salah satu kota yang strategis dan potensial untuk mengembangkan pasar fintech.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id