Delapan Investor Tertarik Suntik Anak Usaha Jiwasraya

    Antara - 15 November 2019 12:03 WIB
    Delapan Investor Tertarik Suntik Anak Usaha Jiwasraya
    Ilustrasi. MI/RAMDANI
    Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menegaskan akan berupaya menyehatkan kondisi keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) melalui anak usahanya yaitu PT Jiwasraya Putra. Pemerintah tengah menunggu hasil penawaran sejumlah calon mitra strategis (strategic partner) yang berminat menempatkan dana segarnya di PT Jiwasraya Putra.

    "Saat ini ada delapan perusahaan yang berminat menempatkan dana di Jiwasraya Putra. Kita tunggu saja hasil penawaran mereka dan semoga bisa beres pada Desember 2019," kata Deputi Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 15 November 2019.

    Dari delapan perusahaan, nantinya dipilih satu perusahaan dengan penawaran terbaik yang bakal menjadi pemegang saham Jiwasraya Putra. Sementara itu, empat BUMN lain yaitu PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Pegadaian (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Telkomsel telah terlebih dahulu tercatat sebagai pemegang saham Jiwasraya Putra.

    Hal itu karena perusahaan tersebut sudah berkomitmen membuka customer base dan distribution channels dalam kerja sama. Para pemegang saham Jiwasraya Putra pun nantinya akan memperoleh benefit mulai dari diversifikasi bisnis, dividen hingga fee base income.

    "Sebanyak empat BUMN yang sudah masuk tadi (BTN, Pegadaian, KAI dan Telkomsel) tidak menyetor uang. Mereka hanya membuka basis customer base dan distribution channels yang akan dimanfaatkan Jiwasraya Putra dalam menjual produknya," ujar Gatot.

    Seperti diketahui, pencarian mitra strategis untuk Jiwasraya Putra digadang-gadang dapat menjadi salah satu skema yang dipakai dalam penyehatan kondisi keuangan Jiwasraya. Melalui skema ini, diharapkan akan mendatangkan dana segar untuk digunakan induk usaha dalam memenuhi kebutuhan likuiditasnya.

    Selain mitra strategis, pemerintah dan manajemen baru Jiwasraya juga telah merancang skema lain mulai dari pembentukan holding asuransi hingga penerbitan produk reasuransi, yang diharapkan akan mendatangkan todal dana segara hingga sekitar Rp8 triliun.

    "Pemerintah dan manajemen baru akan terus menjaga amanah para nasabah. Semoga penyehatan bisa lebih cepat, mengingat proses ini perlu waktu, terima kasih kepada para pemegang polis yang berkenan untuk rejoin dan mohon untuk pemegang polis lainnya juga bisa bersabar," pungkas Gatot.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id