OJK Pantau Langkah Korporasi AJB Bumiputera

    Ilham wibowo - 29 Januari 2019 16:05 WIB
    OJK Pantau Langkah Korporasi AJB Bumiputera
    Illustrasi. Dok : MI.
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih memantau kinerja Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 setelah program restrukturisasi. Selama ini hasil evaluasi seluruh mekanisme operasional, sistem dan prosedur dinilai sudah sesuai jalur. 

    "Bumiputera sudah on track, produknya sudah ada, dan ini produk-produk baru sudah di-rolling," ujar Ketua OJK Wimboh Santoso ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 29 Januari 2019. 

    Wimboh menilai AJB Bumiputera kini memiliki basis modal yang cukup kuat. Sehingga, kata dia, kondisi ini dinilai bisa meyakinkan nasabah pemegang polis secara berkelanjutan.  

    "Sudah bekerja sama dengan beberapa bank dan beberapa perusahaan-perusahaan lain meskipun bukan di sektor keuangan dalam melakukan asuransi customernya, baik itu Telekom, PLN maupun perusahaan lain," ungkapnya. 

    Perusahaan yang telah berumur 107 tahun ini juga memiliki aset yang cukup besar. Wimboh optimistis upaya penyehatan kembali AJB Bumiputera bisa berjalan cepat, efektif dan komprehensif, serta mampu melindungi pemegang polis dan industri asuransi.

    "Jadi tidak perlu khawatir,  dengan cara bisnis normal kita harapkan segera bisa teratasi, sekarang sudah jalan dengan baik dan sudah menawarkan produk-produk," pungkasnya. 

    Sebelumnya dalam program penyehatan AJB Bumiputera, OJK membentuk pengelola statuter untuk mengambil alih kegiatan bisnis perseroan. Pengelola  statuter mendatangkan investor PT Evergreen Invesco Tbk untuk mendirikan PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJ Bumiputera).

    PT AJ Bumiputera ini ditugaskan mengambil bisnis penjualan polis baru, sementara AJB Bumiputera berhenti menerima polis baru dan hanya diperkenankan membayar polis lama (Run Off). Selama restrukturisasi itu, PT AJ Bumiputera wajib menyetorkan 40 persen laba bersihnya kepada AJB Bumiputera sebagai pembayaran atas penggunaan intangible aset AJB Bumiputera yang dipakai PT AJ Bumiputera.

    Namun baru setahun berjalan, kemitraan tersebut dibatalkan. AJB Bumiputera telah menandatangani akte pembatalan perjanjian dengan Evergreen pada 10 Januari 2018 lalu. Dengan pembatalan ini, AJB Bumiputera akan mengembalikan uang investor terkait pengambilalihan perusahaan asuransi baru PT Asuransi Jiwa Bumiputera yang berada di bawah payung Evergreen.






    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id