MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:26
    SUBUH 04:36
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    88 Ribu Pekerja di Perusahaan BUMN di Jatim Diimbau Mencoblos

    Amaluddin - 16 April 2019 20:28 WIB
    88 Ribu Pekerja di Perusahaan BUMN di Jatim Diimbau Mencoblos
    BUMN pengelola kawasan industri, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), mengimbau perusahaan memberi kesempatan kepada para pekerja pabrik, yang ada di lingkungannya, menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2019.Medcom/Ammaludin.
    Surabaya: BUMN pengelola kawasan industri, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), mengimbau perusahaan memberi kesempatan kepada para pekerja pabrik, yang ada di lingkungannya, menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2019. Di Jawa Timur, jumlah pekerja di seluruh kawasan industri yang dikelola SIER mencapai 88.381 orang.

    "Memilih adalah hak konstitusional seluruh warga negara, termasuk para pekerja. Oleh karena itu, pabrik-pabrik dilingkungan SIER diimbau harus memberi kesempatan kepada pekerjanya, sebagai wujud mendukung pelaksanaan demokrasi di Tanah Air," kata Dirut PT SIER Fattah Hidayat, dalam keterangan resminya kepada Medcom.id, Selasa, 16 April 2019.
    Fattah mengatakan perusahaan-perusahaan dibawah kendali SIER tersebar di beberapa daerah di Jatim, yakni Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan. Fattah mengaku telah menyosialisasikan ke perusahaan di daerah-daerah agar seluruh tenaga kerja wajib mencoblos.

    "Para pekerja harus diberi waktu, kesempatan untuk mencoblos. Kami sudah sosialisasikan baik lewat surat ke pabrik-pabrik maupun baliho-baliho besar di seluruh lingkungan kawasan industri yang kami kelola," kata Fattah.

    Sementara itu, Komisaris PT SIER Didik Prasetiyono menambahkan imbauan untuk memberi kesempatan memilih bagi para pekerjanya, mengacu pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1/2019. 

    "Makanya, kita semua harus sama-sama ikut mensukseskan pesta demokrasi ini," ujar Didik.

    Pesan senada juga disampaikan Sekretaris Perusahaan SIER, Tuaji, mengatakan pihak perusahaan harus mengatur waktu jika memang perusahaan membutuhkan pekerjanya untuk tetap bekerja sehingga pekerja tetap bisa mencoblos.

    "Mungkin ada pabrik yang kejar produksi, dan para pekerjanya harus masuk bekerja, waktunya bisa diatur. Tentu soal pengaturan waktu, pabrik-pabrik yang lebih paham. Misalnya diatur masuk pukul sekian, setelah pagi hari para pekerja mencoblos," kata Tuaji.

    Tuaji juga mengimbau kepada pimpinan perusahaan agar memberi upah kepada pekerjanya, yang bekerja pada hari pencoblosan. Hak upah kerja lembur itu sesuai surat edaran Menteri Ketenagakerjaan.

    "Pemerintah menetapkan bahwa pada hari Rabu besok adalah hari libur. Jadi, jika ada yang masuk kerja, dihitung lembur, maka pekerja berhak mendapat uang lemburnya," kata Tuaji.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id