• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Memajukan Ritel Tradisional secara Digital

Ade Hapsari Lestarini - 06 Desember 2018 20:20 wib
Aplikasi KO-IN membawa ritel tradisional secara digital. (FOTO:
Aplikasi KO-IN membawa ritel tradisional secara digital. (FOTO: ist)

Jakarta: Era digital membuat beberapa hal yang dilakukan secara konvensional perlahan tergerus. Salah satunya yakni berbelanja secara online.

Saat ini, masyarakat dinilai kurang berminat berbelanja di warung karena beberapa faktor. Mulai dari harga yang tidak kompetitif (karena rantai distribusi yang panjang), produk tidak lengkap, serta kurang mendukung kenyamanan konsumen (penataan produk di warung/toko yang tidak menarik).

Berangkat dari sana, muncullah ide untuk mendigitalisasi toko ritel tradisional dan produk-produk UMKM bernama KO-IN (Toko Indonesia) untuk memberikan solusi digitalisasi di bisnis ritel dan menyediakan marketplace bagi UMKM di Indonesia.

"Tujuan utama pendirian KO-IN untuk meningkatkan penjualan toko tradisional melalui aplikasi mobile dengan membangun jaringan pemasaran melalui kegiatan digitalisasi toko ritel dan para pelaku UMKM sehingga mendorong penguatan ekonomi mikro Indonesia," ujar Chief Executive Officer KO-IN Devi Erna Rachmawati, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 6 Desember 2018.

Menurut dia aplikasi ini juga menyediakan marketplace bagi UMKM Indonesia serta melakukan pembinaan dan bantuan kepada para pemilik warung dan pelaku UMKM bekerja sama dengan LazizMU dan BNI Syariah, Bank Permata Syariah dan Bank Muamalat melalui pemberian fasilitas kredit ,ikro kepada pemilik warung/toko tradisional dan mitra-mitra supplier UMKM KO-IN.

"Ini demi meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi untuk dapat bersaing di pasar global, lalu mewujudkan kebangkitan ekonomi mikro, pemerataan dan kedaulatan ekonomi serta mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera," jelasnya.

Menurut dia aplikasi ini akan memudahkan konsumen untuk berbelanja di toko atau warung-warung sekitar lokasi konsumen dengan biaya pesanan layanan antar hanya Rp2.500. Aplikasi ini juga bisa diunduh di Google Play Store pada 9 Desember 2018.

KO-IN sudah didukung beberapa mitra antara lain BNI Syariah, Bank Permata Syariah, Bank Muamalat, DOKU, LazizMU, BMT Muhammadiyah, Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia, Asosiasi Aliansi Indonesia, Hidyatullah, Para pelaku UMKM Indonesia, serta para prinsipal perusahaan FMCG dan mitra strategis lainnya yang sangat mendukung keberadaan KO-IN.

Chief Executive Officer PT Envy Technologies Indonesia Mohd Sopiyan Mohd Rashdi menambahkan perusahaan yang merupakan perusahaan teknologi penyedia ragam layanan bisnis dan kegiatan di bidang Keamanan Informasi Digital, Sistem Integrasi Informatika, Sistem Integrasi Telekomunikasi, bersama-sama dengan PT Ritel Global Solusi sebagai salah satu perusahaan yang memberikan solusi digitalisasi di bisnis ritel.


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.