comscore

Ekspor Rendah Buat DHE yang Masuk tak Optimal

Suci Sedya Utami - 30 Agustus 2018 15:00 WIB
Ekspor Rendah Buat DHE yang Masuk tak Optimal
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id)
Yogyakarta: Pemerintah berulangkali menegaskan eksportir harus membawa pulang devisa hasil ekspor (DHE) ke Indonesia dan tidak disimpan di negara lain. Hal ini dilakukan untuk mengurangi tekanan pada rupiah karena adanya aliran modal keluar.

Bank Indonesia (BI) mengatakan sebenarnya devisa hasil ekspor yang sudah masuk ke dalam negeri mencapai 90 persen. Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan yang menjadi permasalahan yakni volume impor yang masih kurang. Sehingga meskipun devisa hasil ekspor sudah 90 persen masuk namun dengan volume ekspor yang masih rendah akan membuat nominal devisa tersebut kecil.
"Artinya yang harus ditingkatkan adalah jumlah devisa hasil ekspornya bisa meningkat kalau ekspor meningkat," kata Mirza di Yogyakarta, Rabu, 29 Agustus 2018.

Namun dia mengatakan untuk meningkatkan ekspor perlu waktu. Selama ini Indonesia mengandalkan ekspor dari sumber daya alam (SDA) atau komoditas. Dia bilang sudah saatnya ekspor beralih pada manufaktur. Namun untuk mengembangkan manufaktur bukan perkara mudah.

Menurutnya lebih cepat mengembangkan pariwisata. Kunjungan turis asing akan lebih cepat untuk mendatangkan devisa dalam bentuk dolar AS. Sebab para turis yang datang tentu akan membawa dolar ke dalam negeri untuk berbelanja sehingga membuat pasokan dolar AS di Tanah Air bertambah.

"Kalau manufaktur perlu teknologi perlu barang input impor. Kalau pariwisata sebagian sumber daya domestik," jelas dia.

 

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id